BPS DKI Miliki Gedung Baru Senilai Rp 48,2 Miliar

Kamis, 27 Maret 2014 | 13:04 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun/DHO | Editor: B1
Pekerja menyelesaikan perbaikan gedung Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta. BPS mencatat inflasi naik dan turun.
Pekerja menyelesaikan perbaikan gedung Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta. BPS mencatat inflasi naik dan turun. (ANTARA FOTO)

Jakarta - Setelah berpindah tempat dua kali, akhirnya Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta memiliki kantor sendiri. Gedung baru BPS DKI senilai Rp 48,2 miliar kini berdiri megah di Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat.

Peresmian gedung baru BPS DKI dilakukan oleh Kepala BPS RI Suryamin didampingi Asisten Sekretaris Daerah DKI bidang Pemerintahan Mara Oloan Siregar dan Kepala BPS DKI Jakarta Nyoto Widodo, hari ini, Kamis (27/3).

Kepala BPS RI Suryamin mengatakan, pembangunan gedung tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 48,2 miliar. Biaya itu terbagi menjadi dua alokasi anggaran, yaitu biaya pembangunan fisik sebesar Rp 17,7 miliar dan biaya pembebasan tanah sebesar Rp 30,5 miliar.

Gedung yang dibangun di atas lahan seluas 3.050 meter persegi (m2) dengan luas bangunan 3.020 m2 terdiri dari empat lantai. Lantai pertama digunakan untuk pelayanan data bagi masyarakat pengguna data. Sedangkan lantai dua hingga empat sebagai tempat bekerja jajaran BPS DKI Jakarta.

Tidak hanya itu, di lantai dua, terdapat ruang laktasi atau ruang menyusui bagi pegawai perempuan yang baru melahirkan maupun masih dalam masa menyusui anak.

"Gedung BPS akan menjadi model bagi pembangunan gedung BPS di provinsi lainnya. Ini sebagai langkah memperbaharui dan membangun infrastruktur BPS," ujarnya.

Di dalam gedung ini dilengkapi dengan peralatan teknologi informasi yang memadai serta ruangan video conference. Pembangunan ini dalam rangka meningkatkan kinerja BPS agar lebih baik lagi menghasilkan berbagai jenis data, baik data sektoral maupun sosial. Sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada para pengguna data.

"Pembangunan ini untuk meningkatkan kinerja BPS dalam menghasilkan data berkualitas dan melayani pengguna data. BPS sudah mendapat WTP dari opini BPK selama dua tahun berturut-turut. Ini tugas berat kami untuk mempertahankan," jelasnya.

Mara Oloan Siregar menyambut baik peresmian gedung yang menjadi representatif gedung kantor di Jakarta. Diharapkannya, dengan gedung baru yang dibangun atas kerja sama Pemprov DKI dan BPS DKI dapat lebih baik lagi dalam meningkatkan kualitas kinerja Pemprov DKI dalam melayani masyarakat.

"Selamat atas peresmian gedung baru ini. Semoga dengan kelengkapan yang memadai dapat menghasilkan data informasi yang mudah dipahami oleh masyarakat. Sehingga penggunanya lebih banyak. Karena masyarakat yang maju adalah masyarakat yang menggunakan data," tuturnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon