Ukraina Khawatirkan Ada "Skenario Crimea" di Kawasan Timur
Selasa, 8 April 2014 | 13:02 WIB
Kiev - Penjabat Presiden Ukraina Oleksandr Turchynov menduga kuat Rusia tengah melaksanakan "Skenario Crimea" di wilayah timur Ukraina. Hal itu terlihat dari bermunculannya demonstrasi pro-Rusia di tiga wilayah yakni Kharkiv, Donetsk, dan Luhansk.
Bahkan di Donetsk, para pengunjuk rasa menuntut kemerdekaan wilayah itu. Terjadi bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa. Bentrokan juga terjadi di dua wilayah lainnya.
Dalam siaran televisi pada Senin (7/4), Turchynov mengatakan, aksi di tiga wilayah itu sebagai penguatan aksi Rusia dalam upaya mengambil alih semenanjung. Makanya, Turchynov mendeklarasikan tindakan "anti teroris" untuk menghadapi para demonstran.
"Kami tidak akan membiarkan ini. Soalnya, beberapa aktivis telah mengangkat senjata. Langkah-langkah anti-teroris akan dilakukan terhadap mereka yang telah mengangkat senjata," tutur Turchinov.
Sebelumnya pada Senin (7/4), demonstran pro-Rusia menempati gedung administrasi regional di Donetsk. Mereka menyatakan pembentukan "Republik Rakyat" yang terpisah dari Ukraina.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




