PADI Akan Bagikan Saham Bonus

Senin, 21 April 2014 | 13:54 WIB
C
FB
Penulis: C-05 | Editor: FMB

Direktur Utama PT Minna Padi Investama Tbk (PADI) Djoko Joelijanto (kanan) berbincang dengan Komisaris Utama PADI Arys Ilyas (dua dari kiri) serta Direktur Tidak Terafiliasi PADI Triny Talesu (dua dari kanan) dan Komisaris PADI Wijaya Mulia (kiri) usai menggelar RUPS di Jakarta, Kamis (20/6). Sepanjang 2012, perusahaan efek yang bergerak di industri pasar modal  tersebut mencatat kenaikan laba bersih sebesar 79,20% menjadi Rp 22,335 miliar dibandingkan dengan Rp 12,464 miliar pada tahun sebelumnya.
Direktur Utama PT Minna Padi Investama Tbk (PADI) Djoko Joelijanto (kanan) berbincang dengan Komisaris Utama PADI Arys Ilyas (dua dari kiri) serta Direktur Tidak Terafiliasi PADI Triny Talesu (dua dari kanan) dan Komisaris PADI Wijaya Mulia (kiri) usai menggelar RUPS di Jakarta, Kamis (20/6). Sepanjang 2012, perusahaan efek yang bergerak di industri pasar modal tersebut mencatat kenaikan laba bersih sebesar 79,20% menjadi Rp 22,335 miliar dibandingkan dengan Rp 12,464 miliar pada tahun sebelumnya. (INVESTOR DAILY/David Gita Roza/INVESTOR DAILY/David Gita Roza)

Jakarta – PT Minna Padi Investama Tbk (PADI) akan membagikan saham bonus untuk memperkuat struktur permodalan perseroan. Rencananya, perseroan akan mengusulkan pembagian saham bonus hingga 650 juta unit saham.

Manajemen Minna Padi Investama menjelaskan, sesuai peraturan, asal saham bonus harus telah dimuat dalam laporan keuangan terakhir. Saat ini, perseroan memiliki tambahan modal disetor sebesar Rp 65,4 miliar. Tambahan modal disetor tersebut, berasal dari agio saham setelah dikurangi dengan biaya emisi.

"Perseroan mengusulkan pembagian saham bonus dengan rasio 10:3," jelas manajemen perseroan dalam keterbukaan informasinya, Senin (21/4).

Lebih lanjut manajemen menjelaskan, apabila Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) menyetujui usulan tersebut, maka setiap pemegang sepuluh unit saham, akan mendapatkan tiga unit saham bonus yang diterbitkan perseroan dengan nilai nominal Rp 100.

Saham bonus yang dibagikan berasal dari kapitalisasi agio saham akan dibagikan berdasarkan rasio kepemilikan saham. Dengan demikian, tidak akan terjadi dilusi atas kepemilikan saham meskipun jumlah saham akan meningkat.

"Dengan pembagian saham bonus, nantinya akan terjadi peningkatan jumlah saham yang diperdagangkan," papar manajemen.

Manajemen menambahkan, pembagian saham bonus bukan merupakan dividen saham, sehingga pembagiannya bukan indikasi kemampuan perseroan dalam memperoleh laba. Perseroan berharap, dengan meningkatnya jumlah saham yang beredar, penyebaran saham perseroan akan lebih merata dan menjadi lebih likuid serta mencerminkan kinerja perseroan. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon