Organisasi Sayap PKB Dukung Muhaimin Jadi Cawapres Jokowi

Kamis, 15 Mei 2014 | 17:59 WIB
MS
FB
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: FMB
Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, memberikan pidato politiknya saat menghadiri acara deklarasi partai pendukung Jokowi maju sebagai calon presiden di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (14/5). SP/Joanito De Saojaoo
Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, memberikan pidato politiknya saat menghadiri acara deklarasi partai pendukung Jokowi maju sebagai calon presiden di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (14/5). SP/Joanito De Saojaoo (Suara Pembaruan/SP/Joanito De Saojoao)

Jakarta - DKN Garda Bangsa, organisasi sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menyatakan tokoh yang layak mendampingi Jokowi sebagai Calon Wakil Presiden adalah Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB.

Menurut Ketua Umum DKN Garda Bangsa, M.Hanif Dhakiri, Muhaimin memenuhi seluruh kriteria untuk menjadi pendamping Jokowi dalam Pilpres mendatang.

"Cak Imin itu pemimpin yang komplit. Muda, visioner, rekam jejak dan integritas bagus, berpengalaman di eksekutif dan legislatif, serta memiliki basis dukungan kuat di kalangan nahdliyyin," kata Hanif yang juga Sekretaris Fraksi PKB DPR.

Dari sisi karakter kepemimpinan, Hanif menilai Jokowi dan Muhaimin memiliki chemistry yang kuat dan cocok. Gaya kepemimpinan Jokowi yang sederhana dan tidak berjarak dengan rakyat selaras dengan gaya kepemimpinan dunia pesantren yang bersahaja dan egaliter.

"Gaya kepemimpinan Jokowi itu pas dengan kultur kepemimpinan pesantren yang ada pada diri Cak Imin. Sama-sama sederhana, bersahaja dan tidak berjarak dengan rakyat. Keduanya adalah kombinasi yang tepat untuk Indonesia baru yang lebih baik", terangnya.

Hanif menjamin seluruh kekuatan struktural dan kultural PKB maupun NU akan lebih bisa all-out memenangkan Jokowi apabila Muhaimin Iskandar yang mendampinginya sebagai Cawapres. Kombinasi Jokowi-Muhaimin, dalam pandangan Hanif, juga akan menegaskan kebersamaan PDI Perjuangan-PKB sebagai kebersamaan ideologis dan strategis.

"Jokowi-Muhaimin akan menjadi simbol kebersamaan NU dan Marhaen, dua kekuatan politik yang merupakan pemegam saham utama NKRI. Duet Jokowi-Muhaimin sungguh pas mengusung cita-cita Trisaksi Bung Karno," kata dia.

"Cak Imin punya banyak nilai tambah bagi Jokowi. Insya Allah bisa menang satu putaran."

Ditanya soal kemungkinan respon Jokowi dan Megawati atas usulannya itu, Hanif yakin Jokowi dan Megawati akan mempertimbangkan usulannya karena rasional dan pas selera ideologisnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon