Dukungan Oknum Aktivis Prodem ke Prabowo-Hatta Palsu
Senin, 26 Mei 2014 | 21:17 WIBJakarta - Jaringan Aktivis Pro-Demokrasi (Prodem) menyatakan dukungan oknum aktivis kepada Prabowo Subianto-Hatta Rajasa adalah ilegal. Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Prodem, Satyo Purwanto, dukungan oleh seorang mantan sekjen lembaga itu, bernama Andrianto adalah dukungan palsu.
"Demi menegakkan kembali marwah aktivis yang sudah digadaikan untuk kepentingan kekuasaan yang sangat pragmatis, kami aktivis Prodem, yang memiliki legal standing tidak akan memilih pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, sebelum ke-13 teman kami yang hilang diketahui keberadaannya," kata Satya di Jakarta, Senin (26/5).
Dijelaskan Satyo, Prabowo harus membuat pernyataan di hadapan publik terkait persoalan itu. Hal itu untuk mempertegas agar hilangnya 13 aktivis tersebut menemui titik terang.
Tak hanya itu, soal dukungan atas nama Prodem kepada pasangan Prabowo-Hatta Rajasa tersebut, itu hanya atas nama pribadi bukan atas nama organisasi. Diakui Satyo, selama masa jabatannya sebagai Sekjen Prodem, Andrianto telah memanfaatkan posisinya untuk kepentingan pribadi dengan upaya merapatkan diri pada elite yang berkuasa, yaitu Hatta Rajasa.
Atas upayanya itu, lanjut Satyo, Andrianto mendapatkan posisi komisaris di JICT.
"Sebagai balas budi politik, Andrianto menggunakan Prodem untuk mendukung pasangan Prabowo-Hatta dan menganugerahkan Reformasi Award kepada Hatta Rajasa, padahal peran Hatta dalam reformasi tidak jelas," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




