Bentrokan di Selatan Filipina Telan 18 Jiwa
Selasa, 15 Juli 2014 | 14:20 WIBManila – Pejabat militer Filipina menyebutkan, sebanyak 18 orang tewas terbunuh saat terjadinya serang pasukan pemberontak komunis bersenjata ke sebuah desa yang berisi gerilyawan dan para pejuang suku di wilayah selatan negeri itu.
Penyerangan itu merupakan yang terburuk setelah 45 tahun lalu aksi pemberontakan kaum Marxis.
Angkatan Darat Mayor Jenderal Ricardo Visaya pada Selasa (15/7) mengatakan, gerilyawan Tentara Rakyat Baru menyerang suku Manobo di sebuah desa di Kota Prosperidad di Provinsi Agusan del Sur. Aksi itu memicu bentrokan yang menewaskan 12 gerilyawan dan empat orang pejuang suku.
Visaya mengatakan, pasukan tentara dikerahkan untuk memperkuat suku Manobo. Bentrokan tidak bisa dihindari, seorang tentara tewas dan seorang pemberontak.
Komandan militer regional Letnan Jenderal Rainier Cruz mengatakan, pemberontak Maois mencoba untuk merekrut anggota suku. Ternyata ditolak mentah-mentah, akibatnya terjadi aksi kekerasan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




