Nazaruddin Dekati DPR 1 Lancarkan Proyek
Kamis, 14 Agustus 2014 | 19:32 WIB
Jakarta - Mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat (PD) Muhammad Nazaruddin disebut menyesal terdakwa Anas Urbaningrum lolos menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat dalam kongres yang berlangsung di Bandung, pada akhir Mei 2010 lalu.
Hal itu diketahui dari kesaksian mantan Tenaga Ahli Nazaruddin, Nuril Anwar dalam sidang dengan terdakwa Anas Urbaningrum di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (14/8).
"Nazaruddin menyesal Anas menang (kongres demokrat) karena Anas susah diatur soal proyek," terang Nuril ketika bersaksi.
Atas dasar itulah, jika dari kesaksian Nuril, Nazaruddin diduga mulai mendekati Ketua DPR RI, Marzuki Alie demi mendapatkan proyek setelah kongres digelar.
"Yang bantu itu DPR-1 dalam setiap proyek. Makanya hubungan antara pak Nazaruddin dengan MA dekat," ujar Nuril.
Namun, Nuril tidak menyebut pasti siapa yang dimaksud dengan DPR 1 atau orang dengan inisial MA tersebut.
Nuril melanjutkan bahwa kedekatan hubungan antara Nazaruddin dan MA terlihat ketika sebelum terbang ke Singapura, mantan Bendahara Umum (Bendum) PD tersebut dan istrinya bertemu dengan MA.
"Sebelum berangkat ke Singapura, mereka bertemu tiga jam. Saya di mobil (duduk) di depan. Nazar bersama Neneng (di belakang)," ungkapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




