Anas Bantah Pergi Umrah dengan Nazaruddin
Kamis, 21 Agustus 2014 | 19:42 WIBJakarta - Terdakwa perkara proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Anas Urbaningrum membantah pergi umrah bersama dan menerima uang dari mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.
Hal itu ditegaskan Anas kepada saksi Aan Ikhyaudin yang sebelumnya mengatakan pernah mengantar uang kepada dirinya untuk umroh.
"Seumur hidup saya belum pernah umrah bareng dengan Nazaruddin," tegas Anas kepada saksi Aan dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (21/8).
Bahkan, Anas menegaskan dalam keterangan Yulianis tidak ada catatan pengeluaran untuk umrah kepada dirinya.
Dalam kesaksiannya, Aan selaku mantan supir terpidana kasus korupsi Muhammad Nazaruddin mengaku pernah tujuh kali mengantarkan uang kepada terdakwa Anas Urbaningrum atas perintah mantan atasannya di Permai Group tersebut.
"Sekitar tujuh kali (antarkan uang ke Anas, Red). Diantar ke rumah sekitar tiga sampai empat kali," kata Aan saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (21/8).
Menurut Aan, uang tersebut diberikan kepada Yadi yang adalah sopir terdakwa, di beberapa tempat, di antaranya di parkiran Hotel Sultan dan di apartemen Ritz Carlton.
Salah satunya, Aan mengungkapkan bahwa uang diberikan kepada Anas ketika mantan ketua umum (ketum) Partai Demokrat tersebut hendak pergi umroh.
"Pernah saya disuruh antar saat Anas mau umrah. Itu amplop cokelat. Saya antar ke rumahnya yang terima Pak Yadi," ujar Aan.
Selain itu, pada tahun 2009, Aan juga mengaku pernah diperintahkan mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Group, Yulianis untuk mengantarkan uang ke Anas.
Bersama dengan Nazaruddin, Aan juga mengaku pernah mengantarkan uang dalam amplop putih ke Anas pada sekitar tahun 2009. Tetapi, Nazaruddin tidak turun dari mobil.
Sebelumnya, Aan mengatakan bahwa Anas adalah atasan dari Nazaruddin di Anugrah Group yang kemudian berganti nama menjadi Permai Group. Hal itu ditafsirkan Aan karena Anas kerap memerintahkan Nazaruddin ketika keduanya berada dalam satu mobil yang dikendarainya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Mallorca vs Real Madrid 2-1, Muriqi Beri Pil Pahit ke Los Blancos




