KPU Usul Anggaran Bangunan Baru ke DPR
Rabu, 27 Agustus 2014 | 17:21 WIB
Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, memberi informasi pihaknya tengah mengusulkan Rancangan Anggaran Pembelanjaan Negara (RAPBN) 2015 untuk pembangunan gedung baru ke Komisi II DPR RI.
Menurut Arief, langkah tersebut dilakukan mengingat gedung KPU sekarang yang digunakan yang berlokasi di Jl. Imam Bonjol Nomor 29, Menteng, Jakarta Pusat, kurang dapat menfasilitasi kegiatan KPU terkait pemilu.
"Itu sudah dibahas sebelumnya. Ini kan terserah DPR aja. Kalau mereka setuju, kita jalan. Kantor yang kita pakai memang kekecilan. Anda bisa lihat dari proses rekapitulasi kemarin," kata Arief usai menghadiri seminar "Evaluasi Pelaksanaan Dana Kampanye Pileg 2014" di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/8).
Arief belum bisa menjelaskan rincian atau cetak biru seperti apa bangunan yang hendak dibangun KPU. Tetapi yang jelas, kalau DPR menerima RAPBN 2015 terkait bangunan baru tersebut, Arief menyebutkan, tidak hanya KPU yang akan menempatinya, melainkan juga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). "Jadi, tidak untuk kita saja, tetapi tiga institusi," imbuhnya.
Arief melanjutkan, bangunan baru itu nantinya akan berada di daerah Jl. Gatot Subroto. Dana yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp 450 miliar untuk tanah seluas 3000 m2.
"Kalau tidak disetujui, kita akan memakai gedung yang ini saja. Cuma Anda (wartawan) tahu kan realitasnya kalau ada pemilu itu memang tidak cukup. Ruangan di lantai 3 dan 4 sekarang banyak tumpukan orang dengan satu meja berdua," bebernya.
Arief menjelaskan usulan pembangunan gedung baru yang nantinya akan digunakan oleh tiga institusi penyelenggara pemilu tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemilu. "Memang, tahap awalnya akan memakan biaya besar, tapi bisa menghemat untuk jangka panjang," tutup Arief.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




