Ryamizard Ryacudu: Saya Tak Pernah Terlibat Kasus HAM

Minggu, 26 Oktober 2014 | 20:24 WIB
ES
B
Penulis: Ezra Sihite | Editor: B1
Rymizard Ryacudu di kompleks Istana Merdeka, Minggu (26/10)
Rymizard Ryacudu di kompleks Istana Merdeka, Minggu (26/10) (Beritasatu.com/Ezra Sihite)

Jakarta - Ryamizard Ryacudu yang dipilih Presiden Joko Widodo menjadi menteri pertahanan (menhan) mengklaim dirinya tak pernah terlibat kasus pelanggaran HAM. Bahkan kata Ryamizard, Almarhum Aktivis Munir pernah mengatakan bahwa dia salah satu perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tak terlibat kasus HAM.

"Tanya wartawan yang pernah ikut ke Papua, Aceh, tanya itu," kata Rymizard di kompleks Istana Merdeka, Jakarta ketika ditanyakan namanya yang dikaitkan kasus HAM, Minggu (26/10).

Ryamizard mengatakan, baik aktivis maupun jurnalis yang aktif saat dia menjabat pasti mengetahui bahwa menteri pertahanan pilihan Joko Widodo tersebut tak "tercemari". Dia mengungkapkan, sudah mengabdi di TNI selama 35 tahun dan baru pensiun enam tahun.

Dia menambahkan, bidang pertahanan adalah soal fisik dan nonfisik. Kedua komponen itu harus saling mendukung dalam menguatkan sistem pertahanan.

Selain itu, alat utama sistem persenjataan (alutsista) menurutnya juga harus menjadi fokus program pemerintahan. Namun garis besar program kata dia baru akan bisa disampaikan usai sidang kabinet dengan presiden.

"Alutsista juga harus lebih modern. Tapi selain itu orang yang mengoperasikannya (juga). Kalau kita beli alutsista macam-macam tapi yang mengawai itu tidak profesional tidak ada gunanya," tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon