Longsor Banjarnegara, 13 Alat Berat Disalurkan Bantu Cari Korban
Senin, 15 Desember 2014 | 16:44 WIB
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (PU) dan Perumahan Rakyat (Pera) Basuki Hadimuljono mengungkapkan telah mengirimkan 13 alat berat guna mengeruk timbunan tanah akibat longsor yang terjadi di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (12/12) lalu.
"Jadi dari Wanayasa ke Karangkobar, itu kan jalan dan ini bukit yang longsor. Penduduk itu banyak yang tinggal di pinggir jalan, tertimbun sambil menembus ini dan alat ini kami kirim supaya bisa tembus ke dalam," ujar Basuki saat ditemui di kantor Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Senin (15/12).
Basuki menjelaskan, alat berat tersebut akan sangat berguna membantu mencari korban tertimbun longsor yang sampai Senin (15/12) pagi baru ditemukan 39 korban tewas.
Basuki sempat terlihat menahan tangis ketika menceritakan proses evakuasi korban longsor di Banjarnegara.
Mata Basuki mulai tampak berkaca-kaca saat menceritakan melihat langsung mayat seorang ibu yang berhasil ditemukan dibawah longsoran.
"Saya lihat ibu-ibu yang ketemu (mayatnya) dan sudah ditutupi gitu, sedih melihatnya," kata Basuki.
Oleh karena itu, Basuki menegaskan para korban harus ditemukan seluruhnya dengan bantuan alat berat, seperti eskavator.
Seperti diketahui, hingga Senin (15/12) pagi, tim gabungan evakuasi bencana longsor telah berhasil menemukan 39 orang korban tewas.
"Jadi, hingga kini masih terdapat 69 orang korban lagi yang belum ditemukan. Proses evakuasi masih terus dilakukan untuk secepatnya menemukan mereka," ujar Koordinator Posko Induk Bencana Longsor dari BPBD Banjarnegara Tursiman kepada Suara Pembaruan, Senin (15/12) pagi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




