Persediaan Logistik Pengungsi Sinabung Masih Mencukupi

Sabtu, 20 Desember 2014 | 23:24 WIB
B
YD
Penulis: BeritaSatu | Editor: YUD
Warga melihat Gunung Sinabung yang kembali meluncurkan awan panas terlihat dari desa Tiga Pancur, Karo, Sumatera Utara, Senin (3/11).
Warga melihat Gunung Sinabung yang kembali meluncurkan awan panas terlihat dari desa Tiga Pancur, Karo, Sumatera Utara, Senin (3/11). (Antara/Rony Muharrman)

Medan - Persediaan logistik pengungsi erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, yang berada di 16 lokasi penampungan, hingga saat ini masih cukup dan tidak ada kendala.

"Logistik berupa kebutuhan beras masih bisa dipenuhi dengan baik," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Subur Tarigan, Sabtu (20/12).

Beras untuk para pengungsi tersebut, menurut Subur, merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan para dermawan, serta penyumbang lainnya.

"Logistik untuk pengungsi erupsi Sinabung itu harus tersedia setiap harinya, dan kemudian dikirimkan ke tempat penampungan," ujar Subur.

Dia menyebutkan, jika logistik beras tersebut tidak mencukupi, para pengungsi erupsi Sinabung akan kekurangan jatah makan.

"Hal seperti ini harus dihindari dan jangan sampai dialami para pengungsi yang masih tinggal di penampungan di Kabupaten Karo dan Kota Kabanjahe," katanya.

Subur mengatakan prihatin jika para pengungsi erupsi Sinabung yang cukup menderita itu tidak mendapatkan bantuan logistik beras.

Bahkan, katanya, para pengungsi tersebut mampu menghabiskan beras sebanyak 4,3 ton setiap bulan, belum lagi lauk pauk yang mereka butuhkan.

Pemerintah pusat melalui BNPB tetap memberikan bantuan logistik beras kepada para pengungsi Sinabung.

"Bantuan beras untuk pengungsi Sinabung tersebut menyangkut bantuan kemanusian dan merupakan kebutuhan warga yang sedang menghadapi bencana alam," katanya.

Tercatat sebanyak 3.287 jiwa atau 1.019 kepala keluarga (KK) pengungsi Sinabung yang masih tinggal di penampungan dan mereka berasal dari zona merah (daerah berbahaya), yakni Desa Sukameriah, Desa Bekerah dan Desa Simacem.

Gunung Sinabung Kabupaten Karo masih berstatus siaga atau Level III.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon