1 Juta Penderita Gagal Ginjal Harus Jalani Cuci Darah

Rabu, 4 Maret 2015 | 14:59 WIB
H
B
Penulis: Herman | Editor: B1
Ilustrasi pasien menjalani cuci darah
Ilustrasi pasien menjalani cuci darah (ISTIMEWA)

Jakarta - Gangguan fungsi ginjal saat ini masih menjadi penyakit yang menyedot biaya paling besar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Anung Sugihantono, menyebutkan, saat ini penderita gagal ginjal yang harus menjalani hemodialisa atau cuci darah sebanyak 1.050.000 orang.

"Mereka ini harus menjalani cuci darah dua kali seminggu, setiap cuci darah butuh biaya Rp 750.000. Jadi dalam seminggu saja sudah menghabiskan dana lebih dari Rp 1 triliun," kata Anung Sugihantono, di Jakarta, Rabu (4/3).

Penyebab gagal ginjal memang banyak faktornya. Selain karena pola makan, gaya hidup, dan juga mengonsumsi obat-obatan tertentu yang tidak terkontrol, menurut Anung penyakit ini juga bisa disebabkan oleh kurangnya asupan cairan atau dehidrasi.

Karena itu, Anung mengingatkan untuk membiasakan diri mengonsumsi air minum secara teratur sebelum merasa haus, karena haus merupakan tanda bahwa tubuh kita sudah kekurangan cairan.

"Kekurangan cairan memang jadi salah satu faktor risiko penyakit gagal ginjal. Bila tidak dikelola dengan baik, tentu fungsi ginjalnya lama-kelamaan akan menurun," katanya mengingatkan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon