Gigi Makin Solid di Usia 21 Tahun

Senin, 16 Maret 2015 | 10:12 WIB
RA
B
Penulis: Rizky Amelia | Editor: B1
Vokalis band GIGI, Armand Maulana menghibur ribuan penonton di Puncak perayaan Ulang Tahun Koran Suara Pembaruan ke -28 di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu (15/3). BeritaSatu Photo/Danung Arifin
Vokalis band GIGI, Armand Maulana menghibur ribuan penonton di Puncak perayaan Ulang Tahun Koran Suara Pembaruan ke -28 di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu (15/3). BeritaSatu Photo/Danung Arifin

Jakarta - Pekan ini band Gigi akan merayakan hari jadinya yang ke-21. Usia 21 dimaknai band beranggotakan Armand Maulana, Dewa Budjana, Hendi Gusty dan Thomas Ramadhan ini sebagai saat yang tepat untuk menjadi makin solid.

Thomas, basis Gigi yang ditemui sebelum naik panggung di perayaan ulang tahun Suara Pembaruan (SP) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjelaskan, tahun lalu masing-masing personel tengah disibukan dengan kegiatannya masing-masing. Armand, sang vokalis, pada Oktober tahun lalu merilis lagu duet dengan istrinya, Dewi Gita.

"Aktivitas tiap personelnya banyak. Hendy, Armand, Budjana, dan saya masing-masing punya proyek sendiri. Sekarang ingin energi itu disatukan lagi di sini (Gigi)," kata Thomas, Jakarta, Minggu (15/3).

Meskipun sibuk dengan proyek masing-masing, namun mereka menjadikan band-nya sebagai prioritas utama. Tiap personel punya komitmen untuk terus membesarkan Gigi.

"Musik adalah hidup dan hidup adalah musik. Keterikatan itu terlalu tinggi," kata Thomas, ketika ditanya hal yang merekatkan semua personel Gigi.

Selain musik, keempat personel ini juga memiliki kedekatan. Thomas bahkan mengungkap, saking dekatnya ia dengan seluruh personel, ia kerap merasa aneh berpisah dalam waktu yang cukup lama. Thomas bercerita, sepuluh hari tidak bertemu dengan Armand, baginya terasa lama sekali.

"Kemarin kita nggak ketemu sepuluh hari. Ke Armand gue bilang lama banget, ya kita nggak ketemu. Buat saya itu lama," ujar pria yang kini berambut pirang.

Pada 2014, Gigi baru saja meluncurkan album Live in Abbey Road. Thomas mengatakan, pengalaman rekaman di Abbey Road merupakan pengalaman hidup yang tidak akan terlupakan. Bahkan Thomas menyebut, pengalaman itu akan masuk dalam catatan perjalanan hidup masing-masing personel.

"Itu sebuah pengalaman hidup. Sesuatu buat di katalog hidup kami," kata Thomas.

Sayangnya, album yang dikerjakan bersama sejumlah musisi, seperti Eros Sheila On 7 itu kurang mendapatkan respons positif dari masyarakat. Padahal, Gigi sudah maksimal melakukan promo radio dan lainnya untuk memperkenalkan album yang mengusung Tak Lagi Percaya sebagai lagu andalan.

Menurut Thomas, salah satu penyebabnya adalah karena banyaknya pilihan musik yang tersedia saat ini.

"Orang nggak ngeh, karena banyak pilihan. Kami sudah lakukan promo radio dan lainnya, tapi memang sudah bergeser semuanya. Pilihan saat ini sudah banyak," imbuhnya.

Walaupun albumnya kurang sukses, Gigi tidak terlalu mempermasalahkan, karena tawaran untuk pentas dalam berbagai acara masih berdatangan. Hal itu, kata Thomas, disebabkan karena Gigi merupakan band panggung, bukan band rekaman studio.

"Kami nggak mau stuck di sini. Kita tetap manggung. Gigi bukan band recording, tapi live. Orang-orang memang harus lihat langsung," papar Thomas.

Gigi pun berkomitman bandnya tidak akan merubah haluan dan mengikuti tren musik saat ini. 

Soal aksi pembajakan yang kian marak, Gigi melihat hal tersebut mempunyai sisi positif dan negatif. Dalam hal promosi, dimana masyarakat akan tahu lebih cepat lagu baru Gigi, dianggap sebagai sebuah keuntungan.

"Kalau berurusan dengan finansial, tentunya dirugikan," pungkas Thomas.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon