Ali Ghufron: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Akan Selesaikan Masalah
Kamis, 2 April 2015 | 16:33 WIB
Jakarta - Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) yang juga mantan Wakil Menteri Kesehatan, Ali Ghufron Mukti menilai rencana menaikan iuran BPJS Kesehatan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) memang harus dilakukan. Apalagi tahun 2014 kemarin, rasio klaim BPJS Kesehatan melebihi 100 persen.
Namun menurut Ali, kenaikan iuran tersebut sebetulnya tidak akan menjawab atau menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
"Iuran PBI memang sebaiknya dinaikan, tapi sebetulnya masalah di BPJS Kesehatan tidak akan terselesaikan hanya dengan menaikkan iuran. Karena memang masalahnya itu terlalu komplek, jadi harus dievalusi secara menyeluruh," kata Ali Ghufron, di Jakarta, Kamis (2/4).
Ali Ghufron mencontohkan masih minimnya fasilitas kesehatan yang dimiliki provider BPJS Kesehatan, sementara demand atau permintaan dari masyarakat terus meningkat.
"Dalam penanganan komplain, ini juga masih menjadi masalah. Karena banyak sekali permasalahan di lapangan yang tidak bisa diselesaikan langsung oleh kepala cabang atau kepala regional. Padahal itu sebetulnya masalah ringan yang tidak harus meminta pendapat direksi di pusat," kata dia.
Menurut Ali, ada beberapa hal yang harus menjadi acuan dalam mengevaluasi pelaksanaan JKN, yaitu apakah akses terhadap pelayanan kesehatan sudah baik, serta bagaimana kualitas pelayanan yang diberikan.
"Prinsip keadilan atau pemerataan juga harus dilihat. Percuma saja kalau dia itu peserta BPJS Kesehatan, tapi fasilitas kesehatan yang didapatkannya buruk. Di samping itu sisi efisiensi dan keberlangsungan program juga harus menjadi perhatian," tegas Ali Ghufron.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




