Korban Prostitusi "Online" Kalibata City Ditampung di Panti Sosial
Minggu, 26 April 2015 | 16:25 WIB
Jakarta - Enam orang korban prostitusi online di apartemen Kalibata City saat ini ditampung di Panti Sosial Karya Wanita 'Mulya Jaya', Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Panti sosial ini memang sengaja dibangun untuk menampung para perempuan dan korban perdagangan manusia (trafficking) serta Pekerja Seks Komersial (PSK) yang terjaring razia.
Petugas keamanan di panti sosial tersebut, Ramlan (53) menuturkan, keenam korban prostitusi itu tiba pada Sabtu (25/4) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
"Mereka datang diantar petugas kepolisian. Ada satu perempuan yang sedang hamil," ujar Ramlan, Minggu (26/4).
Selama di panti sosial, kata dia, para perempuan di panti sosial ini akan diberikan layanan konsultasi psikologis dan bimbingan ketrampilan. Selain itu kebutuhan makanan mereka pun dijamin tiga kali sehari tanpa dipungut biaya.
Ramlan menambahkan, untuk membedakan ruangan dengan para PSK, perempuan ini ditampung di ruangan khusus untuk korban trafficking. Namun selain keluarga, tidak ada seorang pun yang boleh menemui enam korban tersebut.
"Di sini selain keluarga tidak boleh menemui korban. Takutnya ada oknum yang menyamar jadi keluarga untuk menjemput, padahal ternyata mucikari," jelasnya. Untuk menemui korban, menurutnya, harus ada surat keterangan anggota keluarga yang lengkap.
Sebelumnya diketahui, Polda Metro Jaya berhasil mengamankan enam orang pekerja yang menjadi korban praktik prostitusi online di apartemen Kalibata City. Mereka rata-rata adalah remaja berusia belasan tahun yakni NSP (14) asal Jakarta, SN (16) asal Bogor, NSP (17) asal Bogor, EM (19) asal Jakarta, LED (19) asal Bandung, dan CL (20) asal Depok.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




