Umat Buddha Gelar Prosesi Pindapata di Magelang
Minggu, 31 Mei 2015 | 10:18 WIB
Magelang - Umat Buddha dari sejumlah daerah melakukan prosesi pindapata di Kota Magelang, Jawa Tengah, Minggu (31/5) pagi, dalam rangkaian perayaan Tri Suci Waisak, yang pusatnya di Candi Borobudur, Selasa (2/6).
Sekitar 50 biksu dari Sangha Mahayana dan Theravada dengan dipimpin Koordinator Dewan Sangha Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Bante Thadisa Paramitha Mahastavira berjalan kaki dari kompleks Kelenteng Liong Hok Bio, Kota Magelang, melewati trotoar Jalan Pemuda Kota Magelang, untuk menerima derma dari umat Buddha, khususnya yang bermukim dan membuka usaha di kawasan setempat.
Sebelumnya, para biksu bersama sejumlah umat mendaraskan doa dan pujian di dalam kelenteng setempat dengan khusyuk ditandai dengan pembakaran hio.
Aparat kepolisian setempat mengatur arus lalu lintas di sepanjang sekitar satu kilometer di Jalan Pemuda Kota Magelang, selama umat Buddha bersama para biksu tersebut melakukan prosesi pindapata.
Ketua Yayasan Tri Bhakti Kelenteng Liong Hok Bio Kota Magelang Paul Candra Wesi Aji mengatakan, prosesi tersebut mengadopsi tradisi umat bersama para biksu di Thailand.
Setiap hari para biksu keluar dari wihara dengan membawa wadah untuk berjalan menemui umat, antara lain di jalan, pasar, dan rumah-rumah warga untuk menerima derma sebagai sarana untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka.
"Melalui prosesi itu umat menjalankan ajaran tentang berderma, bahwa orang yang berbuat kebaikan kelak akan mendapatkan karma baik," katanya.
Ia mengatakan dalam prosesi pindapata di Kota Magelang itu, umat memberikan sejumlah uang yang dimasukkan dalam angpao ke dalam wadah yang dibawa para biksu.
Biksu Thadisa mengatakan, prosesi pindapata sebagai kesempatan yang baik bagi umat Buddha untuk melakukan kebajikan dengan memberikan berbagai keperluan sehari-hari para biksu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




