6 Gubernur Siap Tekan Deforestasi Menjadi 64.749 Ha
Kamis, 30 Juli 2015 | 02:24 WIBJakarta - Enam gubernur sepakat menekan penggundulan lahan dan hutan (deforestasi) sebesar 80 persen hingga 2020 sesuai Deklarasi Rio Branco yang dihasilkan dalam pertemuan tahunan Governor's Climate and Forests Task Force (GCF) ke-8 di Rio Branco, Acre, Brasil, tahun 2014.
"Kami para Gubernur provinsi Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua Barat, dan Papua berkomitmen untuk menurunkan deforestasi," kata Gubernur Kalimantan Barat Cornelis saat jumpa pers usai pertemuan CGF di Jakarta, Rabu (29/7).
CGF adalah satuan tugas gubernur untuk iklim dan hutan yang merupakan kolaborasi sub-nasional antara 29 negara bagian dan provinsi yakni Brasil, Indonesia, Ivory Coast, Meksiko, Nigeria, Peru, Spanyol, dan Amerika Serikat (AS). Keenam gubernur Indonesia tersebut telah menandatangani Deklarasi Rio Branco 2014 pada Agustus 2015.
Cornelis mengatakan, dengan rujukan deforestasi 2001-2009 dan dukungan pendanaan berbasis kinerja, anggota GCF Indonesia menargetkan pengurangan deforestasi dari rata-rata 323.749 hektare (ha) menjadi rata-rata 64.749 ha per tahun. Angka itu menggunakan perhitungan Indonesia National Carbon Accounting System (INCAS). "Dengan pendanaan yang memadai, dan berjangka panjang, baik lewat sumber-sumber pasar maupun sumber-sumber non-pasar, kami yakin target tercapai," kata Cornelis.
Dalam pertemuan tersebut, hadir Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak, Gubernur Papua Barat Abraham Octavianus Atururi, Kepala Badan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua Noak Kapisa, dan Kadis Kehutanan Aceh Husaini Syamaun.
Pertemuan ini juga untuk menyelaraskan komitmen dan rencana kerja pemerintah provinsi anggota GCF dengan pemerintah pusat. Selain itu, dilaksanakan pertemuan dengan perwakilan negara donor dan mitra-mitra pembangunan lainnya, untuk mendapatkan dukungan dalam implementasi komitmen deklarasi Rio Branco di provinsi-provinsi anggota GCF Indonesia.
Cornelis menambahkan, CGF Indonesia menyiapkan peta jalan menuju Konferensi Perubahan Iklim di Paris, Desember 2015 sekaligus bersinergi menindaklanjuti komitmen atas Deklarasi Rio Branco.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




