Ciptakan Generasi Emas, "Opal Communication" Beri Cuti Melahirkan 6 Bulan
Kamis, 30 Juli 2015 | 16:55 WIB
Jakarta - Tidak seperti perusahaan lainnya di Indonesia, yang hanya memberikan cuti melahirkan selama tiga bulan, perusahaan public relation di Tangerang, Opal Communication telah menerapkan cuti melahirkan selama enam bulan dan gaji tetap dibayar penuh seperti di negara Vietnam.
CEO Opal Communication, Kokok Herdhianto Dirgantoro mengatakan, kebijakan ini dibuat sejak tiga bulan lalu karena didasari pada pengalaman istrinya yang tidak mendapatkan cuti melahirkan yang cukup. Padahal, setelah melahirkan pada 2014, kondisi istrinya sempat memburuk dan masih harus memberikan air susu ibu (ASI) ekslusif kepada bayinya.
"Kebijakan ini saya buat supaya menciptakan generasi emas Indonesia. Dengan asupan ASI ke anak lebih panjang, anak-anak karyawati saya menjadi lebih sehat, kuat dan cerdas," ujar Kokok di Jakarta, Kamis (30/7).
Dengan disusui secara ekslusif, lanjut Kokok, anak-anak karyawatinya jadi tidak gampang sakit, sehingga biaya kesehatan yang ditanggung kantor akan berkurang. Selain itu, karyawatinya juga menjadi lebih tenang dalam proses melahirkan dan menyusui. Kondisi ini sangat penting dalam upaya membantu menekan angka kematian ibu dan anak saat proses melahirkan.
"Walaupun ada karyawan yang cuti melahirkan, perusahaan kami juga tidak sampai menambah tenaga kerja baru. Beban kerja karyawan yang cuti otomatis akan diambil teman-temannya, jadi iklim kerjanya memang sudah seperti keluarga," ungkap Kokok.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




