Peran UT Sangat Penting untuk Membangun Daya Saing Bangsa

Jumat, 4 September 2015 | 20:18 WIB
FB
B
Penulis: Fatima Bona | Editor: B1
Suasana belajar di Universitas Terbuka
Suasana belajar di Universitas Terbuka (Suara Pembaruan/Anselmus Bata/Anselmus Bata)

Tangerang Selatan - Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Sekjen Kemristekdikti) Ainun Na’im mengatakan hadirnya pendidikan jarak jauh (PJJ) oleh Univeritas Terbuka (UT) merupakan inovasi pendidikan bangsa yang tepat. UT membangun daya saing bangsa dengan menerapkan proses layanan pendidikan yang dapat diakses oleh semua orang secara gratis dan murah.

Ainun menilai, UT meghadirkan pendidikan yang menyesuaikan dengan kemajuan teknologi dan perkembangan masyarakat. Hal ini dengan menyediakan sejumlah mata kuliah yang dapat diakses dengan murah dalam jumlah besar serta mengedepankan pembelajaran tanpa ada batasan waktu.

"Peran UT sangat besar untuk membangun daya siang bangsa," kata Ainun pada pada acara Dies Natalis UT ke-31, yang dihadiri oleh Wali Kota Tanggerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, dan Ketua Ikatan Alumni UT Linda Gumelar, serta Rektor Universitas Terbuka (UT) Tian Belawati selaku tuan rumah di Kampus Universitas Terbuka, UTCC, Pondok Cabe, Tanggerang Selatan, Banten, Jumat, (4/9).

Mantan Ketua Dewan Pengawas Bank BPD DIY 2009 mengatakan, perkembangan suatu bangsa dapat dilihat dari perkembangan ilmu pengetahuan teknologi (Iptek) yang dikuasai bangsa tersebut. Hal ini sangat relevan dengan perkembangan pendidikan tinggi dan inovasi yang ditawarkan UT. Kedua faktor tersebut sangat penting untuk melihat seberapa kuat suatu bangsa.

"Trobosan UT yang menawarkan pendidikan online merupakan suatu langkah inovasi besar untuk bangsa," katanya.

Ainun mengungkapkan, 10 tahun terakhir UT mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat drastis. Tekad perubahan telah terlihat sejak 31 tahun yang lalu. Namun, meskipun telah mengalami perubahan, UT harus terus kembangkan fasilitas teknologi secara masif untuk menunjang proses pembelajaran pendidikan jarak jauh (BPJJ).

Mantan Wakil Rektor Senior Bidang Administrasi, Keuangan, dan Sumber Daya Manusia Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menjelaskan, fasilitas pembelajaran secara terbuka dan online UT harus ditingkatkan karena UT menjaring semua anak bangsa. Ke depan, Kemeristekdikti akan berperan aktif untuk menyediakan fasilitas iptek guna meningkatkan model pembelajaran UT yang inovatif.

"Model UT ini adalah model yang inovatif untuk dikembangkan lebih lanjut, terutama untuk mencapai akses pendidikan tinggi hingga ke pelosok," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon