KPU: Debat Calon Tunggal Bakal Libatkan Panelis
Selasa, 6 Oktober 2015 | 16:29 WIB
Jakarta - Salah satu hal yang dibicarakan secara serius dalam Peraturan KPU terkait calon tunggal adalah kampanye khususnya debat publik. Pasalnya, dalam PKPU terkait kampanye hanya diatur debat publik dengan jumlah kandidat lebih dari satu pasangan calon.
Komisioner KPU, Arief Budiman, mengungkapkan, dalam proses finalisasi pasangan calon tunggal, KPU mendapat banyak masukan terkait mekanisme kampanye dengan debat publik. KPU, katanya mendapat masukan terkait jumlah panelis, moderator dan alur kampanyenya.
"Apakah alur kampanye menyampaikan visi-misi atau gimana," ujar Arief di gedung KPU, Jakarta, Selasa (6/10).
Panelis dan moderator, kata Arief, akan dipilih oleh KPU namun setelah berkoordinasi dengan pasangan calon yang diwakili oleh tim kampanyenya. KPU daerah, lanjut dia, akan berunding untuk melakukan pembicaraan terkait moderator dan panelis.
"Debat ini yang perlu diatur khusus karena jumlah pasangan calonnya satu, kemudian durasi waktunya kan berbeda," ungkapnya.
Tim kampanye pasangan calon, katanya, akan mengajukan nama-nama dan KPU akan memberikan catatan atas nama-nama tersebut. Jika memenuhi syarat, lanjut Arief, akan disepakati moderator dan panelisnya.
Arief menjelaskan, perlunya koordinasi dengan tim pasangan calon agar tidak ada tudingan yang macam-macam. Jika KPU tetapkan nama tanpa melibatkan tim kampanye pasangan calon, pasti banyak kecurigaan.
"Bayangkan, saat pilpres dulu, KPU kan sebetulnya bukan serta merta menetapkan namun disetujui oleh kedua belah pihak, toh tudingan juga tetap ada," terangnya.
Sebelumnya, Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay, menuturkan, bahwa kampanye di tiga daerah dengan satu pasangan calon akan dilaksanakan seperti biasanya. Kampanye di Kabupaten Blitar, TTU dan Tasikmalaya, katanya akan tetap didorong komunikasi dengan publik melalui pertemuan-pertemuan terbatas dan rapat umum yang bersifat terbuka.
"Debat, kami tetap melakukan dengan makna debat pemaparan visi-misi dengan menggunakan panelis untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan," jelas Hadar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




