Bengkulu Kembali Diselimuti Kabut Asap Tebal
Jumat, 16 Oktober 2015 | 06:58 WIB
Bengkulu - Kabut asap di atas wilayah Kota Bengkulu, kembali menebal setelah sempat menghilang dua hari lalu. Akibatnya, jarak pandang sedikit terganggu, terutama pada pagi dan malam hari.
Dari pantuan SP, di Bengkulu, Jumat (16/10) pagi, kabut asap kembali menebal di atas wilayah Kota Bengkulu, selaih kiriman asap dari daerah tetangga ke daerah ini masih berlangsung juga dalam dua hari ini terjadi kebakaran hutan dan lahan di Bengkulu.
Hal ini menyebabkan cuaca di Bengkulu pada Jumat pagi kelihatan gelap.
Hal ini terjadi karena sinar matahari pagi terhalang kabut asap yang menyelimuti udara Bengkulu. "Sejak dua hari ini meski sudah pukul 07.00 WIB, tapi masih gelap, karena sinar matahari terhalang kabut asap," kata Asril Munandar (42), warga Kota Bengkulu.
Ia mengatakan, kabut asap di Bengkulu sekarang ini tidak hanya mulai menganggu jarak pandang, tapi juga membuat sesak napas dan mata perih, terutama pada pagi dan sore hari.
"Saya berharap hujan segera turun di Bengkulu, sehingga kabut asap yang ada diatas wilayah daerah ini segera hilang dan cuaca kembali cerah seperti biasa," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Rustam Aji Aman (48). warga Jalan Semangka, Bengkulu. Ia mengatakan, meski kabut asap yang melanda Bengkulu sekarang belum mengganggu aktivitas penerbangan dan pelayanan di daerah ini, tapi jarak pandang sedikit terhambat, terutama pagi dan malam hari.
Kepala BMKG Bengkulu, Edi Siswantoro mengatakan, kabut asap menebal di wilayah Bengkulu karema kiriman asap dari provinsi tentangga Jambi dan Sumsel masih berlangsung.
Selain itu, dalam pekan ini ada sejumlah titik api di di wilayah Bengkulu, akibat kebakaran hutan dan lahan milik masyarakat setempat.
Dijelaskan, akibat kabut asap menebal kualitas udara di Bengkulu semakin jelek. Hal ini menyebabkan warga rentan terkena ISPA.
"Kami mengimbau warga Bengkulu yang keluar rumah sebaiknya menggunakan masker agar tidak terkena ISPA, karena kualitas udara di daerah ini semakin jelek akibat kabut asap kembali menebal," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




