Kabut Makin Tebal di Pontianak, Kualitas Udara Tidak Sehat

Senin, 26 Oktober 2015 | 10:00 WIB
SS
B
Penulis: Sahat Oloan Saragih | Editor: B1
Sebuah perahu motor melintasi Sungai Kapuas yang diselimuti kabut asap tebal di Pontianak, Kalbar, 12 September 2015.
Sebuah perahu motor melintasi Sungai Kapuas yang diselimuti kabut asap tebal di Pontianak, Kalbar, 12 September 2015. (Antara/Jessica Helena Wuysang)

Pontianak - Sejak dua hari terakhir, kabut asap yang menyelimuti Kota Pontianak dan sekitarnya semakin tebal. Ketebalan kabut asap itu sangat terasa, khususnya pada pagi dan sore menjelang malam.

Sementara itu, kualitas udara sejak kemarin, Minggu ((23/10) mencapai angka tidak sehat, yaitu pada 263.38 pg/M3. Hari ini, Senin (26/10), kabut asap lebih tebal.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pontianak, A J Damanik.

"Sebenarnya, dibeberapa daerah di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) turun hujan, namun hujan belum dapat membersihkan kabut asap yang menyelimut Kota Pontianak," katanya, Pontianak, Senin (26/10).

Titik api di Kalbar sudah turun, akibat hujan tersebut. Saat ini masih ada beberapa titik api, seperti Kabupaten Ketapang, yang masih menyala.

Berdasarkan pantauan di lapangan, walau kabut asap sangat tebal dan menyebabkan mata pedih, warga banyak yang masih beraktivitas di luar. Sebagian dari mereka tidak menggunakan masker.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon