SDA-Romahurmuziy Diminta Gelar Muktamar Luar Biasa PPP
Jumat, 6 November 2015 | 22:25 WIB
Jakarta - Juru Bicara Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, menyatakan salah satu opsi utama penyelesaian sengketa internal partai itu adalah melaksanakan Muktamar luar biasa. Pelaksananya adalah kepemimpinan DPP PPP Hasil Muktamar Bandung 2011.
"Ini merupakan alternatif utama penyelesaian konflik internal PPP," kata Arsul, Jumat (6/11).
DPP PPP hasil Muktamar 2011 adalah Suryadharma Ali sebagai ketua umum dan Romahurmuziy sebagai Sekjen. Menurutnya, karena Suryadharma masih berstatus tahanan KPK, maka perlu rapat harian Pengurus DPP PPP hasil Muktamar Bandung untuk menunjuk salah satu wakil ketua umum yang ada untuk menjd Pelaksana Tugas Ketua Umum.
"Orang yang ditunjuk itu bersama Sekjen Romahurmuziy kemudian membentuk kepanitiaan Muktamar bersama, dengan mengakomodasi orang-orang dari kubu Pak Djan Faridz. Bisa Pak SDA menitipkan keinginannya pada pengurus harian yang satu kubu dengan beliau," jelas Arsul.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




