Pemkab Pandeglang Optimistis Jumlah Buta Aksara Berkurang

Sabtu, 28 November 2015 | 21:41 WIB
B
FH
Penulis: BeritaSatu | Editor: FER
Ilustrasi warga buta aksara.
Ilustrasi warga buta aksara. (youtube.com)

Pandeglang - Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, optimistis jumlah penderita buta huruf di daerah itu akan terus berkurang.

"Per akhir 2014, jumlah penderita buta huruf 02,00 persen dari 712.384 jiwa warga usia 15 tahun ke atas, dan yakin pada akhir tahun ini akan berkurang," kata Kepala Bappeda Pandeglang, Anwar Fauzan, di Pandeglang, Sabtu (28/11).

Pengentasan penderita buta huruf/aksara terus dilakukan, diantaranya dengan memperbanyak mendirikan lembaga pandidikan non-formal.

Selama ini, kata dia, jumlah penyandang masalah sosial itu terus berkurang. Pada 2013 jumlahnya mencapai 04,50 persen dan 2014 berkurang menjadi 02,00 persen.

Anwar juga menyatakan, untuk mencapai warga melek huruf 100 persen sulit karena berbagai faktor diantaranya karena usia, namun paling tidak bisa hingga 99 persen," ujarnya.

"Masih banyak masyarakat yang kurang memandang penting pendidikan, dan inilah yang menjadi penyebab tingginya penderita tuna aksara atau buta huruf di daerah ini," ujarnya.

Menurut dia, jumlan buta huruf di daerah itu setiap tahun mengalami penurunan karena berbagai upaya pengentasan yang dilakukan pemerintah kabupaten, termasuk pengalolasikan anggaran untuk memberantas masalah sosial itu.

Mengenai kegiatan ini untuk mengentaskan tuna aksara itu menurut dia ada dua kegiatan pokok yakni dasar diantaranya belajar membaca menulis dan berhitung (calistum) dan keterampilan dan lanjutan seperti pendidikan kesetaraan atau paket A, B dan C.

"Kita terus memafasilitasi mereka untuk mengikuti pendidikan, makanya jika sudah bisa baca, tulis dan menghitung diikutkan dalam kesetaraan sehingga juga memiliki peluang yang sama dengan lulusan sekolah reguler," katanya.

Pelaksanaan kegiatan belajar, kata dia, selain oleh pemerintah, juga dilakukan bekeraja sama dengan lembaga lain yang dikelola masyarakat seperti yayasan dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon