Tawuran Warga di Cipinang, Satu Orang Luka Bacok

Minggu, 29 November 2015 | 19:10 WIB
PP
FH
Penulis: Priska Sari Pratiwi | Editor: FER
Ilustrasi penyerangan
Ilustrasi penyerangan (Istimewa)

Jakarta - Aksi tawuran antarwarga terjadi di kawasan Cipinang Latihan, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, tepatnya di belakang Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Minggu (29/11) dini hari. Tawuran yang melibatkan warga RW 11 dan 13 ini, menyebabkan satu warga, Liman (34), mengalami luka bacok di bagian punggung dan delapan orang lainnya luka terkena senapan angin dan percikan petasan.

Salah seorang warga RW 11, Prasetyo(36), mengatakan, penyerangan bermula ketika sekelompok warga RW 11 menyerang kantor RW 13 menggunakan petasan. Bahkan gerobak sampah yang berada di dekatnya turut dibakar.

"Kemungkinan penyebabnya karena cekcok mulut antarwarga yang rumahnya berseberangan. Tidak hanya sekali ini, tawuran sudah lima kali terjadi," ujarnya, Minggu (29/11). Bahkan, tawuran ini kabarnya sengaja dilakukan karena beberapa warga sempat patungan untuk membeli petasan sebagai senjata sebesar Rp 800.000.

Dikatakan Prasetyo, beberapa warga di RW 13 juga diketahui membeli air keras. Beruntung dalam aksi tersebut tak ada satu pun korban yang terkena siraman air keras. Ia dan warga lainnya pun meminta agar kepolisian segera mengusut aksi tawuran ini. Pasalnya, aksi tawuran yang dilakukan sekelompok pemuda ini sudah dianggap mengganggu dan meresahkan warga.

"Sudah pernah dibicarakan di kelurahan dan kecamatan, tapi sampai sekarang masih sama saja," katanya.

Tawuran yang terjadi semalam baru selesai ketika petugas dari Polsek Jatinegara dan Polres Jakarta Timur dengan menggunakan dua truk berusaha melerai kedua pihak. Kapolsek Jatinegara Kompol Suwanda mengaku, usai tawuran pihaknya terus melakukan penjagaan hingga Minggu siang. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi tawuran susulan. Selain itu, polisi bersama warga setempat juga berupaya mendamaikan warga antar RW tersebut.
"Kita koordinasi dengan ketua RT dan RW untuk mendamaikan warga. Pastinya kita carikan solusi agar kejadian ini tidak terulang," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon