Penyebab Kecelakaan Pesawat Tunggu Investigasi Mabes TNI AU
Minggu, 20 Desember 2015 | 17:43 WIB
Yogyakarta- Pesawat jet tempur milik TNI AU T-50i Golden Eagle dengan nomor seri TT 5007 yang diawaki pilot Letkol Marda Sarjono dan kopilot Kapten Pnb Dwi Cahyadi mengalami kecelakaan saat bermanuver dalam aerobatic udara di ajang 'Gebyar Dirgantara' di Landasan udara (Lanud) Adi Sucipto Yogyakarta, Minggu (20/12) pagi, pukul 09.40 WIB. Pilot dan kopilot meninggal dunia, namun kecelakaan tersebut tidak menimbulkan kerugian pada masyarakat sipil.
Kadispen AU Marsma Dwi Badarmanto mengatakan, untuk mengetahui apa penyebab jatuhnya pesawat T-50i Golden Eagle tersebut, masih harus menunggu hasil investigasi tim dari Markas Besar TNI AU. "Masih tunggu hasil investigasi," kata Dwi di Yogyakarta, Minggu (20/12).
Pesawat buatan Korea Selatan tersebut mengalami kecelakaan saat melakukan atraksi udara sekitar 15 menit pasca-take off.
Masyarakat yang menyaksikan Gebyar Dirgantara, sempat menikmati pertunjukkan akrobatik pesawat yang meluncur beberapa kali dari selatan ke utara sambil memperlihatkan tarian udara. Saat melaju dari barat ke timur, tiba-tiba pesawat terbang rendah hingga hilang dari pandangan. Penonton mendengar bunyi menggelegar yang disertai asap tebal.
Komandan Lapangan Udara Adisutjipto Marsekal Pertama Imran Baidirus mengatakan, tidak ada korban masyarakat sipil. "Lokasi jatuh berada jauh dari rumah penduduk, meski masih dalam kawasan Lanud Adi Sucipto," kata dia.
Jenazah Letkol Marda Sujono langsung dibawa ke Madiun, sementara Kapten Dwi Cahyadi yang juga bertugas di Lanud Iswahjudi Madiun, disemayamkan di Maguwoharjo Depok Sleman dan akan dimakamkan Senin (21/12) di Taman Makam Pahlawan, Kusuma Negara Yogyakarta.
Diketahui, T-50 merupakan pesawat tempur taktis yang dimiliki TNI AU sejak Mei 2011 lalu. Pesawat jet ini kemudian dijadikan sebagai pesawat latih lanjut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




