Kunjungan Wisman November Turun 5,85 Persen

Senin, 4 Januari 2016 | 14:29 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Wisatawan mancanegara (wisman) beraktivitas di kawasan Pantai Seminyak, Kabupaten Badung, Bali.
Wisatawan mancanegara (wisman) beraktivitas di kawasan Pantai Seminyak, Kabupaten Badung, Bali. (Antara/Fikri Yusuf)

Jakarta- Badan Pusat Statistik (BPS) melansir bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada November 2015 tercatat 777,5 ribu orang atau mengalami penurunan 5,85 persen jika dibandingkan Oktober 2015 dengan jumlah kunjungan 825,8 ribu orang.

"Jika dibandingkan dengan Oktober 2015 mengalami penurunan yang terjadi karena adanya erupsi. Sesungguhnya tren pada 2015 mengalami peningkatan," kata Kepala BPS, Suryamin, dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.

Suryamin mengatakan, sesungguhnya tren yang terjadi pada tahun 2015 terdapat peningkatan namun, dikarenakan adanya kendala seperti adanya erupsi yang mengganggu penerbangan dan operasional bandara maka pada bulan tertentu seperti Januari dan Juli 2015 jumlah kunjungan mengalami penurunan.

Menurut Suryamin, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada November 2015 tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2014 lalu, dimana pada saat itu jumlah kunjungan tercatat sebanyak 764,4 ribu orang atau mengalami kenaikan sebesasr 1,70 persen.

"Tren perkembangan kunjungan wisman (2015) kecuali Januari dan Juli itu diatas tahun 2014. Tapi, apa daya ada kejadian alam dan menyebabkan penurunan," ujar Suryamin.

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara melalui Bandara Ngurah Rai, Bali pada November 2015 tercatat mengalami penurunan 10,78 persen dibandingkan November 2014, yakni dari 293,9 ribu kunjungan menjadi 262,2 ribu kunjungan.

"Sementara jika dibanding Oktober 2015, jumlah kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai, Bali turun cukup besar, yaitu 28,51 persen," kata Suryamin.

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang mengalami penurunan terbesar terjadi di Bandara International Lombok (BIL), Nusa Tenggara Barat, sebesar 39,65 persen dari sebelumnya tercatat pada Oktober sebanyak 7.419 orang menjadi 4.477 orang pada November 2015.

Dari sebanyak 777,5 ribu kunjungan wisatawan mancanegara pada November 2015 tersebut diantaranya dilakukan oleh wisman berkebangsaan Malaysia sebesar 16,97 persen, Singapura sebesar 16,95 persen, Tionghoa sebesar 11,10 persen, Australia 8,01 persen dan Jepang 5,37 persen.

Secara kumulatif atau pada periode Januari hingga November 2015, jumlah kunjungan wisman mencapai 8,80 juta kunjungan atau mengalami kenaikan 3,23 persen jika dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya dimana jumlah kunjungan sebanyak 8,52 juta.

Untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi pada November 2015 mencapai rata-rata 56,08 persen atau naik 1,63 poin dibandingkan dengan TPK November 2014 yang tercatat sebesar 54,45 persen. Sementara itu, jika dibanding TPK Oktober 2015, TPK hotel berbintang pada November 2015 turun 0,52 poin.

"Pada Agustus 2015 itu sudah diatas 55 persen, tahun sebelumnya itu mencapai 56 persen sangat sulit. Artinya ini sudah mulai, promosi pariwisata sudah mulai gencar sehingga meningkat hunian kamarnya," kata Suryamin.

Sementara untuk rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 27 provinsi selama November 2015 tercatat sebesar 1,75 hari, terjadi penurunan 0,21 poin jika dibandingkan keadaan November 2014.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon