Panglima TNI: NKRI Tidak Bisa Ditekan Teroris

Kamis, 14 Januari 2016 | 20:39 WIB
CP
WP
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: WBP
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo membuka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI untuk tahun anggaran 2016 di Markas  Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (16/12).
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo membuka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI untuk tahun anggaran 2016 di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (16/12). (Suara Pembaruan/Puspen TNI)

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang mampu mengatasi aksi teror di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1).

"Pertama saya ucapkan apresiasi pada rekan-rekan kepolisian RI yang mampu mengatasi bersama dengan Pangdam Jaya tentunya," kata Gatot saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta.

Panglima juga mengungkapkan, bahwa dalam waktu hanya empat jam, situasi sudah normal kembali.

Dia juga menegaskan aksi teror bom Sarinah tak menciutkan Indonesia sebagai sebuah bangsa. "Tentunya kita sepakat semuanya bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak bisa ditekan, dan diancam oleh teroris. Jadi pesan yang saya sampaikan, mari kita sama-sama mengatasi semuanya," ucapnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon