BOPI Klaim Berperan Selamatkan Uang Negara

Jumat, 29 Januari 2016 | 07:35 WIB
HS
JS
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: JAS
Sekjen Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Heru Nugroho.
Sekjen Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Heru Nugroho. (Antara)

Jakarta - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mengklaim telah berperan dalam melakukan fungsi pembinaan, pengembangan, pengawasan dan pengendalian terhadap setiap kegiatan olahraga profesional Indonesia dalam tiga tahun terakhir.

"BOPI mampu menjadi filter terhadap aturan (rules of the game) olahraga profesional yang tidak dijalankan dengan baik oleh induk olahraga bahkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olahraga Indonesia (KOI)," dalam kata Sekjen BOPI, Heru Nugroho, siaran tertulis yang diterima Beritasatu.com, Jumat (29/1).

Mulai dari tinju, golf, muaythai, basket profesional, liga voli profesional, sampai yang teraktual kompetisi sepakbola profesional (Indonesia Super League) tak lepas dari pengawasaan yang dilakukan BOPI. Belakangan, nama BOPI menjadi "buah bibir" lantaran mampu melakukan pengawasan melekat terhadap kompetisi profesional paling digemari masyarakat Indonesia yakni sepakbola.

Lewat pengawasan yang ketat, cermat, dan intensif dengan berlandaskan regulasi standar lisensi klub profesional yang dikeluarkan FIFA, tapi tidak dijalankan induk olahraga (PSSI), BOPI mampu menyelamatkan uang negara dalam jumlah miliaran rupiah.

BOPI menindak tegas klub-klub profesional yang tidak memiliki akte pendirian PT, tak punya NPWP, sampai klub yang mengemplang pajak. Belum lagi, soal kontrak pemain dan kelalaian klub terhadap gaji pemain yang tak dibayarkan. BOPI melakukan pengawasan superketat yang justru diabaikan oleh Induk Organisasi.

"Kami berperan besar menertibkan klub-klub sepak bola profesional yang tidak punya NPWP dan mengemplang pajak. Selain itu, kami juga menjaga dan mengawasi hak-hak pemain (gaji) yang terabaikan bahkan tertunggak sampai berbulan-bulan yang jumlahnya miliaran," ungkap Heru.

Menurutnya, BOPI dengan tegas tidak memberikan rekomendasi pertandingan selama semua persyaratan profesional tidak dijalankan yang justru diabaikan induk olahraga (PSSI) selama bertahun-tahun.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon