Cegah Virus Zika dengan Menjaga Kebersihan Lingkungan
Kamis, 4 Februari 2016 | 08:14 WIB
Serang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang mengaku kesulitan mendeteksi penyebaran virus zika. Sebab, hingga saat ini pemerintah belum memiliki alat untuk mendiagnosis keberadaan virus tersebut. Namun, virus zika bisa dicegah dengan menjaga kebersihan lingkungan.
Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Sri Nurhayati menjelaskan, virus zika itu adalah virus yang dibawa oleh nyamuk yang serupa dengan aedes aegypti. Nyamuk aedes aegypti ini berkembang biak di lingkungan yang tidak sehat seperti air tergenang, sampah tidak dibuang pada tempatnya.
"Cara kerja virus ini sebetulnya kalau daya tahan tubuh penderita kuat bisa sembuh sendiri, tapi kalau daya tahan tubuh lemah bisa komplikasi," jelas Sri Nurhayati di Serang, Rabu (3/2).
Menurutnya, gejala virus zika hampir sama dengan penyakit chikungunya seperti panas yang sulit turun, persendian ngilu dan kulit keluar bercak merah. Jadi kalau ada gejala seperti itu agar segera datang langsung ke puskesmas terdekat.
"Kami telah menerima surat edaran dari pusat yang berisi untuk berwaspada terhadap virus zika. Kami juga telah mengirim surat edaran tersebut ke puskesmas-puskesmas di Serang," ujarnya.
Sri Nurhayati mengimbau kepada warga Serang untuk tidak perlu khawatir dengan virus zika tersebut jika memang kondisi lingkungannya sudah menerapkan perilaku hidup sehat.
"Antispasinya yaitu meningkatkan kebersihan. Nyamuk itu berkembang biak di lingkungan yang tidak sehat. Kita juga harus memperkuat daya tahan tubuh. Virus adalah penyakit yang di mana jika daya tahan tubuh kita kuat maka virus akan melemah," ujarnya.
Kepala Bidang Pemberatasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pada Dinkes Kabupaten Serang Riris Budiharni mengatakan, untuk antisipasi sendiri pihaknya sedang gencar melakukan fogging untuk membunuh nyamuk dewasa.
"Sedangkan untuk memberantas jentik nyamuk kami terus menggelar sosialisasi untuk melakukan program menguras bak mandi, menutup penampungan air, dan mengubur barang bekas," ujarnya
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




