Indofest 2016

Festival Outdoor Terbesar Kembali Digelar

Kamis, 31 Maret 2016 | 22:54 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Pameran Indonesia Outdoor Festival (Indofest) 2016, akan kembali digelar pada tahun ini, tepatnya pada 6-10 April di Istora Senayan Jakarta.
Pameran Indonesia Outdoor Festival (Indofest) 2016, akan kembali digelar pada tahun ini, tepatnya pada 6-10 April di Istora Senayan Jakarta. (Beritasatu.com/Feriawan Hidayat)

Jakarta - Pameran Indonesia Outdoor Festival (Indofest) 2016, akan kembali digelar pada tahun ini, tepatnya pada 6-10 April di Istora Senayan Jakarta. Menargetkan transaksi Rp 30 miliar, festival akbar kegiatan "luar ruang" ini akan diikuti 10 komunitas pegiat alam bebas dan didukung oleh Kementerian Pariwisata (Kempar) dan Pemprov DKI Jakarta.

Ketua Penyelenggara Indofest 2016 dari COS Event, Disyon Toba, mengatakan, Indofest berusaha mengisi potensi kegiatan luar yang sedemikian besar bagi kalangan penyedia jasa dan produsen peralatan serta perlengkapan outdoor activity untuk berekspansi dan semakin mendekatkan diri dengan target pasarnya.

"Dalam acara ini, kami hadirkan peserta pameran yang bervariasi antara produsen peralatan outdoor, penyedia jasa kegiatan outdoor, hingga destinasi wisata dalam dan luar negeri," ujar Disyon.

Pada tahun kedua penyelenggaran Indofest, lanjut dia, pihak panitia penyelenggara menargetkan kenaikan pengunjung hingga 75.000 orang. "Tahun lalu, pameran akbar ini mampu meraup jumlah pengunjung hingga 40.000 orang. Karenanya, kami berani menaikkan target karena memang mengikuti tingginya animo tahun lalu," tambah Disyon.

Dengan harga tiket Rp 25.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak, kata dia, pengunjung dapat mencari perlengkapan kegiatan outdoor dengan harga yang lebih murah dari biasanya.

"Untuk itu, kami berharap sekali dukungan masyarakat Indonesia untuk mendukung produk-produk Indonesia agar bisa bersaing, dengan brand dari luar," kata Disyon.

Event Coordinator COS Event, Eva Fitri Yeni, menambahkan, pengunjung pameran ini akan menemukan beragam produk dari produsen peralatan outdoor, paket wisata berkaitan dengan kegiatan petualangan luar ruang, hingga beragam destinasi wisata dalam dan luar negeri.

"Di sinilah pertemuan antara pebisnis atau produsen pendukung kegiatan alam bebas dengan komunitas dan pegiat alam bebas itu sendiri. Inilah saatnya mereka bisa saling bertukar pengalaman, membuka jejaring baru dan menumbuhkan bisnis dan meluaskan pasar dari produk-produk outdoor-nya itu tidak hanya di kalangan pelaku, tapi juga masyarakat umum," kata Eva.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon