Uji Coba Penghapusan "3 in 1", Akses Menuju Sudirman-Thamrin Juga Macet
Selasa, 5 April 2016 | 10:20 WIBJakarta- Dinas Perhubungan DKI Jakarta, melakukan uji coba penghapusan program pencegahan kemacetan lalu lintas 3 in 1, di beberapa titik, di Ibu Kota Jakarta, hari ini.
Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, Selasa (5/4), ruas Jalan Bundaran Senayan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, di dua arah mengalami kemacetan cukup panjang. Kepadatan juga terjadi di ruas akses menuju jalur 3 in 1, seperti Jalan Asia Afrika, Jalan Hang Tuah dan Jalan Sisingamangaraja.
Sejumlah anggota Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Jakarta, tampak mengatur arus lalu lintas. Sementara itu, kelompok joki 3 in 1 yang setiap pagi biasanya mewarnai pinggiran Jalan Gerbang Pemuda dan Jalan Sisingamangaraja, tak terlihat pagi ini. Kemungkinan, mereka sudah mengetahui adanya uji coba penghapusan 3 in 1 hari ini.
"Ini masih kita pantau, baru satu hari. Rencananya uji coba dilaksanakan hari ini sampai 8 April. Kemudian, dilanjutkan tanggal 11 April hingga 13 April. Setelah itu, baru dievaluasi. Hasilnya efektif atau tidak nanti pimpinan yang menentukan setelah dievaluasi," ujar staf Dishub DKI Jakarta Mirza, kepada Beritasatu.com, di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (5/4).
Dikatakan Mirza, berdasarkan pantauan memang kendaraan sangat padat pagi ini. "Ini jam-jam sibuk orang berangkat kantor. Ada juga pekerjaan proyek MRT (mass rapid transit), sehingga ruas jalan menyempit," ungkapnya.
Berdasarkan pemantauan, dia menyampaikan, penumpang kendaraan pribadi ada yang berisi satu orang, dua orang, bahkan ada lebih dari empat orang. "Variatif penumpangnya. Sosialisasi sudah hampir dua minggu, kemungkinan pengemudi tahu kalau ada uji coba," katanya.
Mirza mengungkapkan, petugas Dishub melakukan pemantauan di Jalan Jenderal Sudirman sampai Jalan Merdeka Barat dan Kuningan hingga Semanggi. "Bukan hanya ruas utama. Tapi juga ruas akses menuju jalur 3 in 1 seperti Gatot Subroto, Kuningan, Gerbang Pemuda, Dukuh Bawah, Sisingamangaraja, dan lainnya," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




