ARB Dukung Caketum yang Jalankan Visi Indonesia 2045
Kamis, 7 April 2016 | 19:46 WIB
Jakarta- Partai Golkar (PG) sudah menetapkan Munaslub digelar di Bali, 7 Mei mendatang. Sebelum Munaslub, akan digelar debat publik bagi para Calon Ketua Umum (Caketum) pada tanggal 28-30 April 2016. Tema debat adalah mengenai cetak biru PG yaitu Visi Indonesia Sejahtera 2045.
"Satu-satunya yang punya visi mengenai Indonesia di tahun 2045 atau setelah 100 tahun Indonesia merdeka adalah Partai Golkar. Itu dibuat antara tahun 2011-2013. Sebelum yang lain buat, kita sudah buat. Kita ingin, tahun 2045 nanti, visi itu bisa dijalankan bangsa ini," kata Ketua Umum (Ketum) PG Aburizal Bakrie (ARB) usai memimpin rapat pleno di kantor Golkar, kawasan Slipi, Jakarta Barat, Kamis (7/4).
Ia menjelaskan supaya ada gambaran mengenai tentang hal itu, para Caketum perlu diuji di hadapan publik. PG secara internal juga ingin melihat siapa kader yang konsisten dan berjuang agar visi 2045 itu dijalankan setelah 100 tahun Indonesia merdeka.
"Saya berharap seluruh calon mempelajari visi Indonesia sejahtera 2045. Kalau ada calon yang belum punya bahannya, bisa minta kepada DPP terkait naskah Visi Indonesia Sejahtera 2045," ujarnya.
Saat ditanya Caketum Airlangga Hartarto (AH) sudah menjalankan dan terus menyosialisasikan visi Indonesia sejahtera 2045 pada setiap kunjungannya ke daerah, ARB mengatakan sangat bagus. Visi itu memang harus diperjuangkan.
"Semua calon harus menjalankan itu. Saya usulkan masalah visi Indonesia sejahtera 2045 harus ikut dalam debat publik. Kalau ada yang sudah jalankan dan akan meneruskan visi Indonesia Sejahtera 2045 itu bagus," tutur mantan Menko Kesra ini.
Sebagaimana diketahui, visi itu dibuat saat ARB menjabat Ketum. Visi itu sebagai proyek besar ARB pada kepemimpinannya.
Selama ini, Caketum AH selalu mendengungkan dan bertekad ingin melaksanakan visi tersebut. Jika terpilih pada Munaslub nanti, dia akan menjadikan visi Indonesia sejahtera itu sebagai panduan kebijakan Golkar. Dia juga bertekad mencetak sebanyak-banyaknya kader sehingga pada 2045 nanti, yang memimpin bangsa ini adalah kader Golkar.
"Kita harus persiapkan dari sekarang. Kita sudah punya visi Indonesia tahun 2045. Jangan sampai saat itu, bukan kader Golkar yang pimpin bangsa ini. Kalau itu terjadi maka Golkar hanya menyiapkan visi, sementara yang menjalankan tidak. Itu tidak boleh terjadi. Kita tidak mau apa yang kita buat susah payah, hanya dinikmati orang lain," kata AH berkali-kali setiap mengadakan silahturami ke daerah-daerah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




