Polisi Berupaya Normalkan Lalu Lintas depan Gedung KPK
Jumat, 20 Mei 2016 | 17:24 WIB
Jakarta - Pihak kepolisian berupaya untuk menormalkan situasi lalu lintas di Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan pascabentrokan yang terjadi antara pengunjuk rasa dengan aparat keamanan di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Jumat (20/5).
"Kita masih fokus untuk menormalkan aktivitas warga yang menggunakan sarana jalan," kata Kapolsek Setiabudi, AKBP Tri Yulianto.
Saat ini, kata Tri, massa pengunjuk rasa sudah membubarkan diri. Arus lalu lintas Jalan Rasuna Said dari arah Menteng menuju Mampang pun sudah berangsur normal. Meski demikian, Tri menyatakan, pihaknya tetap berjaga-jaga untuk mengantisipasi adanya bentrok susulan.
"Massa sekarang sudah bubar, kita tetap menjaga di sini. Alhamdulilah jalan sudah bisa kami buka sekarang," katanya.
Terkait korban dari pihak kepolisian maupun pengunjuk rasa, Tri mengaku saat ini belum mendapat informasi secara pasti. Tri juga belum mendapat informasi pasti mengenai adanya pengunjuk rasa dan senjata tajam yang diamankan terkait bentrokan ini.
"Kita belum tahu (karena) masih di lapangan," katanya.
Sebelumnya terjadi aksi demonstrasi yang digelar sejumlah komponen masyarakat Jakarta yang menolak penggusuran dan mengusut tuntas kasus suap Raperda mengenai reklamasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (20/5).
Aksi unjuk rasa yang mulai berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB mulanya berlangsung tertib. Namun, para demonstran berupaya untuk masuk ke areal Gedung KPK. Bahkan, para demonstran memukuli aparat yang berada di belakang pagar Gedung KPK.
Barikade polisi pun buyar, tak bisa menahan reaksi para demonstran. Aksi tersebut terus berlanjut. Tak hanya memukuli aparat dengan kayu, para pengunjuk rasa pun melempari petugas dan Gedung KPK dengan batu.
Aparat pun memukul mundur para demonstran dengan gas air mata dan water canon. Sebagian demonstran mundur ke arah Menteng, dan sebagian lainnya ke arah Mampang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




