DPRD Minta Pemkot Gorontalo Data Wilayah Rawan Bencana
Minggu, 22 Mei 2016 | 09:46 WIB
Gorontalo- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo minta agar pemerintah kota mendata wilayah kecamatan dan kelurahan yang rawan bencana banjir atau tanah longsor.
Wakil Ketua DPRD Kota Gorontalo Erman Lajengke, Minggu (22/5) mengatakan sejumlah wilayah di Gorontalo rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor jika tiba musim penghujan. Pemkot Gorontalo harus sedini mungkin melakukan pendataan wilayah rawan bencana agar warga terselematkan.
Menurut dia, selain mengantisipasi kerugian warga, pendataan tersebut berguna bagi pemerintah agar bisa mengambil langkah tepat untuk melokalisasi warga. "Jangan nanti sudah terjadi bencana, baru melakukan antisipasi serta pendataan, apalagi jika terjadi korban jiwa," kata Erman pula.
Dia menjelaskan, sejumlah wilayah yang sering dilanda banjir dan tanah longsor adalah Kelurahan Dembe I, Lekobalo, Pohe, Tanjung Kraamat, Moodu, Biawu, Siendang, dan Kampung Bugis serta Limba.
Camat Kota Barat Tamrin Husain mengakui wilayahnya rawan bencana tanah longsor dan banjir, sehingga pihaknya telah melakukan pendataan baik bangunan maupun warga yang tinggal di tempat itu.
Dia menyatakan, dua kelurahan di Kecamatan Kota Barat tepat berada di pesisir Danau Limboto serta lima wilayah lainnya berpotensi tanah longsor.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




