Mentan Pantau Ketersediaan dan Harga Pangan di Jateng

Kamis, 14 Juli 2016 | 10:38 WIB
ST
WP
Penulis: Stefi Thenu | Editor: WBP
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyaksikan penandatangan kesanggupan luas tambah tanam (LLT) dan serap gabah petani (Sergap) usai Rakor Pangan di Wisma Perdamaian, Kamis 14 Juli 2016.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyaksikan penandatangan kesanggupan luas tambah tanam (LLT) dan serap gabah petani (Sergap) usai Rakor Pangan di Wisma Perdamaian, Kamis 14 Juli 2016. (SP/Stefy)

Semarang- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kamis (14/7) melakukan rapat koordinasi pangan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Wisma Perdamaian Semarang. Rapat yang dihadiri Kepala Staf Kodam IV Diponegoro serta para kepala dinas pertanian Jateng itu, bertujuan meningkatkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah serta menyerap hasil panen untuk menambah cadangan beras nasional.

Namun Amran harus meninggalkan rapat lebih awal karena mendadak mendapat panggilan dari Presiden Joko Widodo.
"Kami minta maaf pidato kami singkat, 10 menit saja. Kami dipanggil bapak Presiden mendampingi beliau menyampaikan tentang regulasi-regulasi pangan," ujar Amran singkat.

Rakor juga membahas pendampingan personel TNI AD di Jawa Tengah dalam mendukung program upaya khusus (upsus) untuk meningkatkan produksi padi, jagung, dan kedelai (pajale). Upsus pajale merupakan program utama Kementerian Pertanian (Kemtan) bersama pemerintah daerah untuk mencapai swasembada pangan melalui perbaikan jaringan irigasi, benih, pupuk, alat mesin pertanian, perluasan areal tanam, peningkatan penyuluhan, perbaikan gudang, serta kebijakan dan regulasi.

Dalam rangkaian kunjungan kerja itu, akan hadir Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Kepala Dinas Pertanian Jawa Tengah, Kepala Dinas Pertanian Jawa Tengah, Suryo Banendro; bupati dan para kepala dinas pertanian tingkat kabupaten di seluruh Jawa Tengah, para komandan dari Komando Resort Militer (Korem) dan para komandan dari Komando Distrik Militer (Kodim) se-Jawa Tengah.

Humas Kemtan menjelaskan, seusai rapat dengan Presiden, Mentan akan terbang kembali ke Semarang, melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Jepara untuk melakukan panen padi dan melakukan tanam serentak di Desa Batu Kali, Kecamatan Kalinyamat. Mentan akan mengakhiri kunjungan kerja di Kabupaten Jepara dengan meninjau pertanian modern dan pelaksanaan program Desa Mandiri Benih di Desa Pending Alit sebelum bertolak menuju Surabaya, Jawa Timur.

Dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut, Gubernur Ganjar Pranowo menyaksikan penandatanganan kesanggupan luas tambah tanam (LLT) dan serap gabah petani (sergap) dengan pihak-pihak terkait.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon