Pemerintah Keluarkan Travel Advisory ke Singapura
Rabu, 31 Agustus 2016 | 16:04 WIB
Jakarta - Merebaknya kasus penyakit demam akibat virus zika di Singapura telah menyebabkan Pemerintah RI mengeluarkan Travel Advisory bagi WNI bepergian ke negeri tetangga tersebut.
Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F Moelok memastikan keluarnya peringatan itu setelah dirinya berkoordinasi dengan mendapat pemberitahuan dari Kementeri Luar Negeri.
"Kita mengeluarkan travel advisory," kata Nila, Rabu (31/8).
Dengan itu, Menkes pun mengimbau agar yang hendak bepergian, memikirkan lagi rencana perjalanannya.
"Kalau kepentingannya sangat penting ya apa boleh buat. Tapi kalau ternyata bisa ditunda, kenapa tidak ditunda? Yang ditakuti dari virus zika ini adalah kemungkinan korelasinya. Kalau ibu hamil anaknya terjadi mikrosefalus. Barangkali ibu hamil untuk kiranya mempertimbangkan hal tersebut," jelas Menkes Nila.
Diketahui, Mikrosefalus adalah kelainan otak dengan ukuran kepala lebih kecil dari ukuran kepala rata-rata berdasarkan umur dan jenis kelamin. Mikrosefalus seringkali terjadi akibat kegagalan pertumbuhan otak pada kecepatan yang normal. Beberapa penyakit yang memengaruhi pertumbuhan otak dapat menyebabkan mikrosefalus. Mikrosefalus seringkali berhubungan dengan keterbelakangan mental. Mikrosefalus dapat terjadi setelah infeksi yang menyebabkan kerusakan pada otak pada bayi yang sangat muda.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




