Polisi di DPR Dikirimi 1.200 Nasi Basi
Jumat, 30 Maret 2012 | 14:52 WIB
"Kami periksa sebelum dikonsumsi anggota, ternyata kandungan nitritnya tinggi."
Aparat Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya menemukan 1.200 nasi bungkus kiriman basi, yang diperuntukan bagi anggota pengamanan aksi di DPR/MPR/DPD.
"Kami periksa sebelum dikonsumsi anggota, ternyata kandungan nitritnya tinggi," kata Kepala Biddokkes Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rudy Herdisampurno di Jakarta, Jumat (30/3).
Kombes Rudy mengatakan nasi bungkus kiriman dari sebuah yayasan itu, mengandung nitrit tinggi yang dapat mengakibatkan gangguan pencernaan dan sakit perut.
Petugas Biddokkes Polda Metro Jaya menemukan kandungan nitrit yang tinggi pada nasi dan lauk berupa sayur dan ikan.
Sementara itu, Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Agung Budi Maryoto menuturkan pihaknya mendapatkan kiriman nasi bungkus itu dari Yayasan Anak Bangsa.
"Yayasan ini baru kali mengirimkan secara gratis kepada kita, padahal selama polisi menyediakan konsumsi makanan sendiri," ujar Agung.
Agung mengimbau anggota kepolisian yang menjaga aksi unjukrasa, agar tidak mengonsumsi makanan sembarang.
Aparat Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya menemukan 1.200 nasi bungkus kiriman basi, yang diperuntukan bagi anggota pengamanan aksi di DPR/MPR/DPD.
"Kami periksa sebelum dikonsumsi anggota, ternyata kandungan nitritnya tinggi," kata Kepala Biddokkes Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rudy Herdisampurno di Jakarta, Jumat (30/3).
Kombes Rudy mengatakan nasi bungkus kiriman dari sebuah yayasan itu, mengandung nitrit tinggi yang dapat mengakibatkan gangguan pencernaan dan sakit perut.
Petugas Biddokkes Polda Metro Jaya menemukan kandungan nitrit yang tinggi pada nasi dan lauk berupa sayur dan ikan.
Sementara itu, Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Agung Budi Maryoto menuturkan pihaknya mendapatkan kiriman nasi bungkus itu dari Yayasan Anak Bangsa.
"Yayasan ini baru kali mengirimkan secara gratis kepada kita, padahal selama polisi menyediakan konsumsi makanan sendiri," ujar Agung.
Agung mengimbau anggota kepolisian yang menjaga aksi unjukrasa, agar tidak mengonsumsi makanan sembarang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




