Ini Penjelasan Sumarno Soal Kehadiran di Acara Ahok-Djarot
Jumat, 10 Maret 2017 | 19:26 WIB
Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta, Sumarno, mengatakan, kehadirannya dalam acara internal dan rapat koordinasi partai pengusung pasangan Ahok-Djarot, Kamis (9/3) malam, untuk melakukan sosialisasikan aturan Surat Keputusan (SK) KPU Nomor 49 Tahun 2017.
"Kami diundang resmi untuk menghadiri acara rapat kerja tim Badja dan memberikan penjelasan secara detail teknis soal tahapan putaran kedua," ujar Sumarno, di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (10/3).
Undangan untuk sosialisasi serupa, kata Sumarno, juga pernah dilakukan dalam putaran pertama lalu. Dirinya menyesalkan beredarnya kabar di media sosial (Medsos) yang menyebutkan dirinya mengadakan rapat internal atau rapat tertutup.
"Saya tidak bertemu dengan pak Ahok. Karena, saat tiba di lokasi dia sudah meninggalkan lokasi. Jadi, tidak ada diskusi atau pembicaraan tertentu dengan Ahok. Kita hanya memberikan masukan perihal persiapan teknis dan materi tahapan di putaran kedua," lanjutnya.
Sumarno menyebutkan, sebagai penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu tidak akan memihak dan selalu menjunjung tinggi asas netralitas dan tidak sembarangan dapat bertemu dengan tim paslon secara tertutup.
"Kami mendapat banyak masukan dari mereka, ada kritikan dan curhat, kita jelaskan apa adanya perihal teknis aturan di Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua. Kalau memang nanti paslon 3 mengundang perihal sosialisasi ini saya juga akan hadir," tutur Sumarno.
Lebih lanjut, Sumarno mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan soal adanya laporan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) perihal adanya pertemuan dan rapat dengan tim sukses paslon petahana itu.
"Dengan adanya laporan itu justru baik sebagai kesempatan kami melakukan klarifikasi, kami sebagai penyelenggara Pilgub DKI Jakarta harus menjaga netralitas dan tidak akan memihak ke salah satu paslon," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




