Tanah Lot Creative Food & Art Festival 2017 Resmi Dibuka
Jumat, 7 Juli 2017 | 22:46 WIBJakarta - Tanah Lot Creative Food & Art Festival 2017 yang merupakan persembahan dari Pemerintah Kabupaten Tabanan yang bekerja sama dengan Badan Pengelola Daya Tarik Wisata (BPDTW) Tanah Lot resmi dibuka pada hari Jum’at (7/7). Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti berharap dengan dibukanya event tersebut, mampu menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun luar untuk berkunjung ke Tanah Lot dan menikmati keseruan festival tersebut.
"Tahun lalu wisatawan yang datang ke Tanah Lot mencapai angka 3,5 juta. Mudah mudahan dengan adanya festival ini kita bisa lebih meningkatkan wisatawan ke tabanan, minimal bisa meningkat menjadi 4 juta," ujar Eka saat membuka acara di kawasan wisata Tanah Lot, Kabupaten Tabanan Provinsi Bali.
Eka menambahkan, festival tersebut merupakan agenda tahunan DTW Tanah Lot yang bertujuan untuk membangkitkan kearifan lokal yang akan menjadi sebuah kebanggan masyarakat Tabanan dan juga bagi Indonesia.
"Tanah Lot ini merupakan tempat wisata di Tabanan yang mampu mensejahteraan masyarakat karena dari pendapatan saja hampir Rp 65 mliar sudah disumbangkan untuk Tabanan, yang kita memang masukan kedalam PAD (pendapatan asli daerah). Sangat banyak membantu kemajuan pembangunan Daerah," tambah Eka.
Pada acara tersebut turut dihadiri juga oleh Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata Igde Pitana, Seketaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri I Gede Suratha, Direktorat Pengembangan Pasar Dalam Negeri Bekraf, Sappe Mangiring Patuan Sirait, dan beberapa artis seperti Indra Brugman, Chand Celvin dan Eddies Adelia.
Sementara itu, I Ketut Toya Adnyana selaku manajer operasional BPDTW Tanah Lot menjelaskan bahwa festival tersebut akan berlangsung selama tiga hari yang akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti parade Gebogan, pagelaran kesenian, pameran produk UKM, dan festival kuliner.
"Pada festival tahun ini kita menyuguhkan konsep yang baru dan berbeda, yaitu dengan ditambakannya pameran produk UKM dan festival kuliner, karena pada tahun-tahun sebelumnya produk UKM dan kuliner tidak ada," ujar Toya.
Ia berharap dengan bergabungnya produk UKM dan kuliner pada festival tersebut mampu mendongkrak produk kerajinan tangan dan kuliner yang ada di Tabanan supaya lebih dikenal lebih luas lagi dan bisa meningkatkan perekononomian yang nantinya masyarakat Tabanan bisa sejahtera.
"Ini kami bekerja sama dengan Bekraf dalam hal mempromosikan produk ekonomi kreatatif serta kuliner yang ada di Tabanan, mudah-mudahan kedepannya Bekraf akan terus mendukung dan berjuang bersama dalam hal memajukan ekonomi kreatif daerah," Tandas Toya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




