Kunjungi Pansus KPK, Prodem Minta Korupsi Diberantas
Rabu, 9 Agustus 2017 | 18:30 WIB
Jakarta - Sejumlah aktivis prodemokrasi (Prodem) menemui Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK, Agun Gunandjar Sudarsa, di DPR Jakarta, Rabu (9/8). Kunjungan itu untuk menjalin dialog sekaligus meminta agar pansus jangan sampai mematikan pemberantasan korupsi di Indonesia.
Agun mengatakan, para aktivis Prodem ingin berdialog terkait keberadaan pansus dan politik pemberantasan korupsi. "Mereka ingin pemberantasan korupsi tetap menjadi agenda utama yang harus dijaga, dikawal, untuk dapat menjalankan pemerintahan ke depan," kata Agun.
Dia mengatakan, langkah pemberantasan ini penting agar rakyatnya betul-betul menikmati kesejahteraan. "Biar uangnya tidak lagi dikorup," kata dia.
Dalam konteks itu, lanjut Agun, Prodem meminta agar pansus tetap dalam koridor. Jangan sampai kinerja pansus membawa implikasi merusak tatanan demokrasi yang sudah dibangun sejak awal reformasi.
"Karena ini bisa menimbulkan hal-hal yang secara prinsipil ketika pansus berakhir akan ada semacam proses-tindaklanjut yang bisa memporakporandakan tatanan struktur bangunan demokrasi yang sudah ada," kata dia.
Dalam pertemuan itu, Agun mengatakan, Prodem juga mempertanyakan nasib lembaga KPK ke depan. Dalam kacamata Prodem, perlu didiskusikan lebih lanjut soal kewenangan serta eksistensi KPK. "Prodem ingin tahu apa saja yang sudah didapat oleh pansus. Sehingga bisa juga sharing, memberi kontribusi pemikiran ke depan seperti apa," kata Agun.
Dalam kesempatan itu, Prodem diwakili Sekjennya Satyo Purwanto dan wakilnya Riki Tamba.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




