Jokowi Dukung Uji Materiil Penghapusan RSBI
Sabtu, 5 Mei 2012 | 22:08 WIB
Sumber pemasukkan berupa pungutan-pungutan biaya RSBI hanya akan mengalir kepada kalangan tertentu.
Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyatakan secara tegas akan mendukung koalisi pendidikan untuk mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi terkait dengan keberadaan Rintisan Sekolah Berbasis Internasional (RSBI)
"Ini merupakan kebijakan tim yang didukung oleh kontrak politik untuk mendukung perjuangan memperbaiki kualitas pendidikan di Jakarta," kata Dwi Rio Sambodo, tim sukses Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama, yang mewakili Jokowi, dalam diskusi publik, di Jakarta, Sabtu (5/5).
Menurut Dwi, keberadaan RSBI ini hanyalah menguntungkan pihak tertentu. Dijelaskannya, sumber pemasukkan berupa pungutan-pungutan biayanya hanya akan mengalir kepada kalangan tertentu.
Sebelumnya, bakal calon Gubernur DKI Dari jalur independen, Faisal Basri, mengusulkan agar keradaan RSBI di DKI Jakarta dihapuskan.
Menurut Faisal, penerapan RSBI itu adalah bentuk dikriminasi pendidikan karena membiarkan siswa miskin yang berprestasi hanya akan mendapatkan sekolah yang dengan kualitas sisa.
"Adanya RSBI itu hanya memberikan subsidi lebih bagi si kaya dan mengurangi jatah subsidi bagi si miskin," kata Faisal, dalam diskusi yang sama.
Untuk diketahui, sejumlah pihak telah mengajukan uji materiil UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang mengatur tentang status RSBI. Hingga kini, sidang uji materiil masih berlangsung dan MK belum mengeluar putusan.
Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyatakan secara tegas akan mendukung koalisi pendidikan untuk mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi terkait dengan keberadaan Rintisan Sekolah Berbasis Internasional (RSBI)
"Ini merupakan kebijakan tim yang didukung oleh kontrak politik untuk mendukung perjuangan memperbaiki kualitas pendidikan di Jakarta," kata Dwi Rio Sambodo, tim sukses Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama, yang mewakili Jokowi, dalam diskusi publik, di Jakarta, Sabtu (5/5).
Menurut Dwi, keberadaan RSBI ini hanyalah menguntungkan pihak tertentu. Dijelaskannya, sumber pemasukkan berupa pungutan-pungutan biayanya hanya akan mengalir kepada kalangan tertentu.
Sebelumnya, bakal calon Gubernur DKI Dari jalur independen, Faisal Basri, mengusulkan agar keradaan RSBI di DKI Jakarta dihapuskan.
Menurut Faisal, penerapan RSBI itu adalah bentuk dikriminasi pendidikan karena membiarkan siswa miskin yang berprestasi hanya akan mendapatkan sekolah yang dengan kualitas sisa.
"Adanya RSBI itu hanya memberikan subsidi lebih bagi si kaya dan mengurangi jatah subsidi bagi si miskin," kata Faisal, dalam diskusi yang sama.
Untuk diketahui, sejumlah pihak telah mengajukan uji materiil UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang mengatur tentang status RSBI. Hingga kini, sidang uji materiil masih berlangsung dan MK belum mengeluar putusan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




