Pemkab Tabanan Luncurkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro

Selasa, 28 November 2017 | 18:26 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di desa areal subak (sawah) Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan, Bali, Selasa 28 November 2017.
Peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di desa areal subak (sawah) Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan, Bali, Selasa 28 November 2017. (Istimewa)

Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan Bali secara resmi meluncurkan empat unit Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). PLTMH merupakan teknologi yang memanfaatkan aliran air pada sistem irigasi sawah menjadi tenaga listrik.

Peresmian tersebut dilakukan di desa areal subak (sawah) Desa Jatiluwih, Kecematan Penebel, Tabanan, Bali, Selasa (28/11). Peluncuran PLTMH diresmikan langsung oleh Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti dan Masashi Mori, Walikota Toyama,Jepang.

"Saya disini mewakili masyarakat Tabanan, khususnya Desa Jatiluwih mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Toyama Jepang karena telah memilih Tabanan sebagai lokasi percontohan. Terima kasih karena telah memberikan teknologi mutakhir ini kepada kami. Saya pun bersyukur karena apa yang kami lakukan bisa dipercaya oleh Pemkot Toyama," kata Bupati Eka.

Menurut Eka, pihaknya berharap sistem irigasi yang ada di Tabanan bisa diaplikasikan dengan lebih baik lagi oleh daerah lainnya. "Kami sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar dan berkolaborasi dengan Tabanan. Semoga apa yang masyarakat Tabanan lakukan bisa menginspirasi daerah lainnya untuk menjadi lebih baik lagi," tambahnya.

Program PLTMH ini, kata Eka, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan teknologi ini maka bukan tidak mungkin masyarakat akan merasakan listrik gratis.

"Untuk sekarang kami akan fokus memberikan edukasi mengenai PLTMH. Jika masyarakat sudah teredukasi, maka bukan tidak mungkin masyarakat mendapat listrik gratis," kata Bupati Eka.

Semua ini, lanjut dia, ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya di Jatiluwih. "Di tahap awal, pengoperasian PLTMH ini akan menghasilkan listrik untuk penerangan jalan sebanyak 200 titik di wilayah Subak Jatiluwih," tegasnya.

Untuk kedepannya, Pemkab Tabanan dan Pemkot Toyama akan terus menjalin kerja sama, baik di bidang teknologi pertanian maupun bidang lainnya.

"Kami akan terus berkolaborasi, khususnya dalam bidang pemanfaatan teknologi di bidang pertanian, seperti pengelolaan beras dan limbah pasca panen," tambah Eka.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Toyama, Masashi Mori, mengakui, pihaknya berterimakasih karena telah diizinkan menjalin kerja sama.

"Tahun depan, kita akan memperingati 60 tahun terjalinnya hubungan diplomatik Indonesia-Jepang. Melalui proyek ini, saya berharap hubungan ini dapat kokoh terjalin," tandasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon