Megawati Beri Bekal kepada Kepala Daerah Berprestasi
Minggu, 10 Desember 2017 | 17:10 WIB
Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan memberikan pembekalan kepada kepala daerah yang diusung partai itu dan berhasil membangun daerahnya.
"Keberhasilan para kepala daerah yang diusung PDIP, seperti di Surabaya, Banyuwangi, Ngawi, Tabanan, Bangki, Dharmasraya, Semarang, Sukoharjo, dan Kulonprogo akan menjadi inspirasi terhadap model pemerintahan prorakyat, Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, Minggu (10/1).
Menurut Hasto, PDIP terus melembagakan sekolah para calon kepala daerah yang wajib diikuti oleh para calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. "Hari ini sekolah calon kepala daerah dimulai sebagai tahapan strategis di dalam memenangkan Pilkada Serentak 2018. Pada tahap ini yang nengikuti sekolah calon kepala daerah sebanyak 90 orang," kata Hasto.
Dikatakan, sekolah itu sebagai tanggung jawab partai untuk menghasilkan kepemimpinan ideologis. Kepemimpinan yang dimaksud untuk membumikan Pancasila dan kepemimpinan yang membangun peradaban dengan memberi jawaban atas berbagai persoalan bangsa dan negara guna membangun masa depan yang lebih baik.
Menurut Hasto, kurikum sekolah, selain aspek ideologis, juga dirancang untuk membekali calon terkait dengan tata pemerintahan yg baik. Selain itu, reformasi birokrasi sebagai penopang e-government, pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, serta hal-hal terkait dengan strategi pemenangan pemilu berdasarkan kekuatan gotong royong.
"Dengan semangat gotong royong, maka seluruh simpatisan, anggota, dan kader partai bergerak satu arah memenangkan pilkada. Bagi PDIP, pilkada bukan persoalan orang per orang. Pilkada merupakan pergerakan kolektif kepartaian bersama pasangan calon untuk memenangkan hati rakyat," tuturnya.
Di dalam sekolah tersebut, kata Hasto, juga dibangun emotional bonding seluruh calon sehingga ketika terpilih nanti akan saling bekerja sama. Kerja sama secara horisontal untuk menjalankan konsepsi pembangunan semesta berencana yang dirintis oleh Bung Karno. "Kerja sama secara vertikal untuk memerkuat konsolidasi politik Presiden Jokowi," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




