Laporkan Mirwan dan Firman ke Bareskrim, SBY: Ini Perang Saya
Selasa, 6 Februari 2018 | 16:22 WIB
Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melaporkan Mirwan Amir dan Firman Wijaya ke Bareskrim Mabes Polri. Hal ini terkait adanya tuduhan SBY terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).
SBY hanya ingin didampingi sang istri, Ani Yudhoyono dan penasihat hukum. "Biar saya sendiri yang datang ke Bareskrim. Saya hanya ingin didampingi Ibu Ani, istri tercinta yang mendampingi saya dalam suka dan duka," kata SBY di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2).
SBY mengucapkan terima kasih atas keinginan para mantan menteri menemaninya ke Bareskrim. Namun, dia ingin agar bekas pembantunya di kabinet dapat mengemban hidup tenteram. Dia ingin menyelesaikan permasalahan sendiri.
"Ini perang saya. Perang untuk keadilan," tegasnya.
Tudingan Mirwan dan Firman dinilai sangat merusak dan mencemarkan nama baik SBY. Dampaknya juga begitu luas. Rakyat Indonesia bisa mempercayai fitnah dan tuduhan yang dilayangkan. SBY mengaku masih percaya terhadap kabareskrim, kapolri dan presiden. "Mudah-mudahan beliau mendengar suara hati saya ini untuk menindaklanjuti apa yang saya adukan nanti," ujarnya.
Dia mengungkapkan, dirinya bisa saja kalah dalam kasus pencemaran nama baik. Apalagi, lanjutnya, jika yang dihadapinya sebuah konspirasi besar.
"Kalau saya kalah, paling tidak sejarah mencatata, ada seorang warga negara yang bernama Susilo Bambang Yudhoyono, mencari keadilan dan warga negara itu kalah. Itulah jihad saya," ungkapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




