Jalur Palu–Tolitoli Tak Bisa Dilewati Akibat Banjir
Senin, 12 Februari 2018 | 10:09 WIB
Palu - Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Kota Palu dan Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah (Sulteng) belum dapat dilewati kendaraan umum akibat genangan banjir dengan ketinggian 70 sampai 100 sentimeter.
Genangan air terjadi sepanjang 200 meter di kilometer 45, tepatnya di Desa Marissa, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli. Bahkan dua desa lain yakni Desa Silonduo dan Sibaluton genangan banjir cukup tinggi mencapai dada orang dewasa.
"Jalan mulai tertutup banjir pada Minggu (11/2) sekitar pukul 07.30 Wita, hingga malam tadi air belum surut," kata Kapolres Tolitoli AKBP Muh Iqbal Alqudusy, Senin (12/2).
Menurut Kapolres, genangan banjir yang melanda jalan Trans Sulawesi di Pantai Barat Sulawesi itu terjadi akibat hujan deras mengguyur wilayah itu sejak Sabtu (10/2) malam
Meski hujan mulai reda, tetapi hingga malam tadi sekitar pukul 21.00 Wita, dikabarkan, ketinggian air belum juga surut sehingga terjadi antrian kendaraan roda empat maupun truk mencapai 1 kilometer lebih.
Khusus kendaraan roda dua terpaksa harus digotong oleh warga menggunakan rakit dengan imbalan Rp 15.000 per kendaraan.
Sampai saat ini, dikabarkan, ketinggian air mulai turun sehingga kendaraan yang terjebak sejak Minggu, bisa melintas.
Meski demikian, warga setempat maupun pengendara yang melintas di jalur tersebut diimbau tetap waspada untuk mengantisipasi banjir yang lebih besar, yang bisa terjadi kapan saja.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




