Pendiri Matahari Pernah Berpesan Ingin Dikremasi di Bali

Minggu, 11 Maret 2018 | 08:29 WIB
IM
WP
Penulis: I Nyoman Mardika | Editor: WBP
Persemayaman pengusaha sekaligus pendiri Matahari Group dan Taman Wisata Matahari (TWM), Bogor, Hari Darmawan di rumah duka.
Persemayaman pengusaha sekaligus pendiri Matahari Group dan Taman Wisata Matahari (TWM), Bogor, Hari Darmawan di rumah duka. (Istimewa)

Denpasar - Pendiri Matahari Departement Store, Hari Darmawan (77) ditemukan tewas di Sungai Ciliwung, Puncak, Bogor, Sabtu (10/3) setelah dilaporkan hilang sejak Jumat malam (9/3). Adapun pada Minggu (11/3) dini hari jenazah telah berada di Bali.

Jasad Hari disemayamkan di Rumah Duka Kertha Semadi Blok VIP Jalan Cargo Permai, Ubung Kaja, Denpasar. Sementara untuk prosesi kremasi dilakukan pada Rabu siang, 14 Maret 2018 di Krematorium Kertha Semadi Mumbul, Nusa Dua, Badung.

"Untuk kremasi akan digelar di Krematorium Kertha Semadi Mumbul tanggal 14 Maret. Pagi hari pukul 09.00 Wita dilaksanakan doa penghiburan, pukul 10.30 Wita diberangkatkan ke krematorium," kata Putu salah satu pegawai di Rumah Duka Kertha Semadi, Denpasar, Sabtu (10/3).

Menurut Putu, sejak jenazah tiba Minggu dinihari, sejumlah keluarga telah berdatangan. "Belum ada tamu, ada beberapa kerabat saja. Pihak keluarga menyampaikan baru hari Senin dan Selasa boleh melayat," jelasnya.

Sementara menurut kerabat dekat yang enggan disebutkan namanya, proses kremasi digelar di Bali merupakan permintaan keluarga. Keluarga sendiri meneruskan permintaan terakhir Hari.

Kepada keluarga, Hari Darmawan pernah menyampaikan tempat peristirahatan terakhirnya di Bali. "Pernah disampaikan begitu kepada keluarga. Beliau ingin dikremasi di Bali dan abunya dilarung ke laut," ungkap teman dekat Hari Darmawan itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hari Darmawan merupakan pendiri Matahari Department Store. Ia juga merupakan pemilik Taman Wisata Matahari. Ia ditemukan tewas di Sungai Ciliwung Sabtu 10 Maret 2018. Saat itu, Hari Darmawan tengah beristirahat di salah satu vilanya di kawasan Cilember, tepatnya di daerah Hankam.

Hari dikenal sebagai pendiri Matahari Department Store, perusahaan ritel dengan jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia. Saat ini Matahari Department Store berada di bawah naungan Lippo Group.

Pria kelahiran 27 Mei 1940 di Makassar ini juga dikenal sebagai pemilik tempat wisata Taman Wisata Matahari, Cilember, Jawa Barat.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon