Menhub: Waspadai Titik Rawan Mudik di Cipali, Merak dan Nagrek

Minggu, 6 Mei 2018 | 12:28 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Kendaraan pemudik mengantre saat memasuki gerbang tol Cipali, Cirebon, Jawa Barat, 1 Juli 2017.
Kendaraan pemudik mengantre saat memasuki gerbang tol Cipali, Cirebon, Jawa Barat, 1 Juli 2017. (Antara/Dedhez Anggara)

Solo - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengimbau masyarakat agar mewaspadai titik rawan di sepanjang jalur mudik, baik tol maupun nontol.

"Yang pasti kalau untuk tol, titik rawannya di Cipali," katanya setelah berolahraga di car free day (CFD) Jalan Slamet Riyadi Solo, Minggu.

Ia mengatakan selain jalur Cipali, titik lain yang harus diwaspadai karena rawan kecelakaan, di antaranya Merak dan arah Garut, Jawa Barat (Nagrek).

Mengenai antisipasi titik rawan pihaknya sudah melakukan upaya pemantauan secara langsung melalui kegiatan turing Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu.

"Secara umum semua sudah baik, hanya memang masyarakat tetap harus waspada. Termasuk keselamatan kendaraan, yang paling rawan bus dan truk sehingga harus ramp check. Kalau tidak dilakukan pemeriksaan, maka akan dihentikan operasionalnya," kata Budi.

Ia mengimbau para pemudik yang melakukan perjalanan dengan sepeda motor agar menggunakan transportasi umum. "Sepeda motor sejauh ini menjadi salah satu penyumbang kecelakaan cukup besar. Kami sarankan agar masyarakat memanfaatkan program mudik gratis yang kami selenggarakan," katanya.

Sementara Kemhub bersama dengan Kementerian Kesehatan juga berkoordinasi mempersiapkan tim kesehatan untuk siaga di titik-titik macet. "Kementerian Kesehatan akan membuat posko bersama dengan polisi. Bahkan menyediakan motor yang bisa menjangkau kalau terjadi kemacetan sekaligus membawa PPPK," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon