Zuhairi Misrawi: Warga NU Akan Dukung Mahfud MD
Kamis, 9 Agustus 2018 | 15:13 WIB
Jakarta - Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Zuhairi Misrawi menyatakan dukunganya terhadap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD untuk maju sebagai calon wakil presiden. Mahfud MD akan mendampingi Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang.
"Saya bersaksi Pak Mahfud MD itu kader NU, menjadi penasehat ISNU dan pernah menjadi penasehat GP Ansor. Warga NU akan mendukung Pak Mahfud," cuit Zuhairi pada akun twitternya @zuhairimisrawi, Rabu (8/8).
Saya bersaksi Pak Mahfud MD itu kader NU, menjadi penasehat ISNU dan pernah menjadi penasehat GP Ansor. Warga NU akan mendukung Pak Mahfud.
— Zuhairi Misrawi (@zuhairimisrawi) August 8, 2018
Hal itu dinyatakan Zuhairi sekaligus sebagai bantahan terhadap orang yang meragukan status ke-NU-an serta kiprah Mahfud MD disalah satu organisasi masyarakat (ormas) terbesar di Indonesia tersebut.
Senada dengan Zuhairi, Putri Presiden ke-4 RI Abdurahman Wahid (Gus Dur) Yenny Wahid, menegaskan terkait status Mahfud di Nahdlatul Ulama, menjamin Mahfud adalah kader NU tulen. "Yenny Wahid menjamin bahwa Pak Mahfud itu kader NU tulen," ujar Yenny saat dihubungi, Rabu (8/8).
Yenny yang juga Direktur Wahid Institute menjelaskan, Mahfud merupakan orang NU asli. Yenny mengatakan sering bertemu dengan Mahfud di acara-acara NU. "Pak Mahfud kan orang NU banget, sering sekali menghadiri acara-acara kita, acara NU, jadi saya sering ketemu Pak Mahfud," ujar Yenny.
Sementara itu, KH Maimoen Zubair, tokoh dan Ulama NU yang akrab disapa Mbah Moen menyatakan ke-NU-an Mahdud MD sudah tak perlu diragukan lagi. "Saya tak meragukan bahwa Pak Mahfud MD ini NU tulen. Sejak sebelum Gus Dur jadi Presiden dan saat Gus Dur jadi Presiden bahkan setelah Gus Dur lengser dan sampai sekarang Pak Mahfud sering ke sini. Saya tahu dia tak diragukan sama sekali ke-NU-annya," ulas Mbah Moen yang merupakan ulama NU yang sangat disegani saat ini.
Sebagaimana diketahui, pada pilkada serentak 2018 kemarin, pengaruh NU kultural lebih besar dibandingkan NU Struktural seperti tercermin dalam pilkada di Jawa Timur dan Jawa Tengah tahun 2018.
Gus Ipul yang maju sebagai Calon Gubernur di Jawa Timur didukung NU struktural kalah dengan Khofifah yang didukung NU kultural. Selain itu di Jawa Tengah, Ida Fauziah Calon Wakil Gubernur yang didukung NU struktural kalah dengan Gus Yasin yang didukung NU kultural.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




